Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com-Rumah Lawan COVID-19 (RLC) Kota Tangerang Selatan mengalami lonjakan menjelang Pilkada, selama November 2020.
Kordinator Rumah Lawan COVID-19 Tangsel Suhara Manullang mencatat, kini terdapat sebanyak 117 pasien yang menjalani masa karantina.
"Kami mengalami lonjakan pasien karena pada hari ini ada 117 pasien yang dirawat, di mana data ini merupakan terbanyak dari awal kita buka RLC ini," papar Suhara, Sabtu (28/11/2020).
Ratusan pasien tersebut dinyatakan terjangkit positif COVID-19 usai menjalani serangkaian pemeriksaan secara mandiri, ataupun instansi tempatnya bekerja.
Atas melonjaknya kasus tersebut, Suhara kini tengah mempersiapkan cara untuk mengantisipasi penuhnya kapasitas tempat karantina terpusat di Tangsel ini.
Namun untuk saat ini, ia memastikan bahwa RLC yang memiliki kapasitas hingga 150 tempat tidur itu, masih mampu menampung pasien.
"Situasi seperti ini harus kami antisipasi dari sekarang, karena ditakutkan terjadi hal-hal secara mendadak," kata Suhara.
Sebagai solusinya, RLC Tangsel akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan sejumlah rumah sakit guna mengantisipasi penuhnya kapasitas perawatan.
"Nantinya kami berencana pasien yang sudah dinyatakan reaktif dari hasil rapidnya akan dialihkan di Rusunawa Serua sambil menunggu hasil swab test. Ini baru rencana jika pasien terus melonjak," tuturnya.
Namun seiring dengan melonjaknya kasus tersebut, Suhara menyebut bahwa tingkat kesembuhan juga turut mengalami peningkatan.
"Sejak dibuka April 2020, RLC Tangerang Selatan telah merawat 1.010 orang pasien COVID-19 dan reaktif rapid test," pungkasnya.
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Polres Tangerang Selatan (Tangsel) terus mengusut tuntas kasus pengeroyokan yang mengakibatkan gugurnya personel TNI Angkatan Darat (AD), Prada ABS, 21 di Jalan Raya Pondok Hijau Golf, Desa Curug Sangereng, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang
Sebanyak lebih dari 485 mahasiswa asal Kabupaten Tangerang kini bisa mengenyam bangku kuliah secara gratis di Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) melalui Program Beasiswa Tangerang Gemilang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews