Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals
Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Kesehatan memberikan penghargaan bagi aktivis yang telah berjuang dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Kota termuda se-Provinsi Banten ini, Senin (30/11/2020).
Penghargaan yang diberikan dalam rangka Hari Kesehatan Nasional ke-56 ini, salah satunya diberikan kepada Koordinator Rumah Lawan COVID-19 (RLC) Kota Tangsel, Suhara Manullang.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel Deden Deni mengatakan, penghargaan tersebut diberikan atas kontribusinya yang telah berjuang menyembuhkan ratusan pasien di rumah karantina yang dikomandoinya.

"Beliau telah berperan aktif dalam rangka menyembuhkan pasien COVID-19 di RLC," ungkap Deden kepada Tangerangnews.com.
Setidaknya di bawah kepemimpinan sosok yang juga kini menjabat sebagai Kepala Unit Donor Darah Tangsel, sejak berdiri pada April lalu RLC telah berhasil menyembuhkan sebanyak 891 pasien terjangkit COVID-19.

"Peran beliau dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19 dan menjadi ujung tombak juga di hilir. Dengan kesembuhan pasien yang luar biasa," jelas Deden.
Dengan tingkat kesembuhan yang tinggi itu, di bawah komandonya RLC kini juga masih menjadi tempat rujukan kerantina di Tangsel. Hingga kini, tercatat terdapat sebanyak 98 pasien yang menjalanu perawatan. Seluruhnya, yakni pasien dengan konfirmasi positif COVID-19.
"Ya saya kira itu kan hal yang luar biasa dan patut diapresiasi oleh Pemkot Tangsel dalam hal ini," pungkasnya. (RED/RAC)
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TODAY TAGEmpat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews