Connect With Us

Demi Hak Pilih Pilkada Tangsel, RLC Ubah Poliklinik Jadi TPS 

Rachman Deniansyah | Rabu, 2 Desember 2020 | 17:38

Tampak depan bangunan Rumah Lawan COVID-19 Kota Tangerang Selatan yang berlokasi di KPT Ciater, Serpong, Tangerang Selatan, Jumat (24/4/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Rumah Lawan COVID-19 Kota Tangerang Selatan akan tetap menyediakan Tempat Pemungutan Suara (TPS) guna memastikan terjaganya hak pilih setiap pasien penderita COVID-19 dalam kontestasi politik Pilkada, 9 Desember mendatang.

Koordinator Rumah Lawan COVID-19 Kota Tangsel Suhara Manullang mengatakan, nantinya TPS khusus bagi para pasien yang tengah menjalani masa karantina itu akan dibangun di dalam balai pengobatan atau poliklinik yang tersedia. 

"Untuk pencoblosan itu kita ada ruang poliklinik nanti kita desain," kata Suhara di Rumah Lawan COVID-19 Kota Tangsel, Rabu (2/12/2020). 

Sedangkan untuk teknisnya, Suhara mengatakan, bahwa kini pihaknya sedang terus melakukan koordinasi dengan pihak Komisi Pemilihan Umum dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) setempat. 

Pasalnya, poliklinik yang nanti akan dijadikan TPS telah memasuki zona merah, dan tak dapat dimasuki dengan bebas. 

"Karena seperti kita ketahui ini kan masuk ke zona merah pasti harus pakai APD (Alat Pelindung Diri) lengkap dan sebagainya. Saya kira secara teknis kita akan koordinasi dengan KPU dan KPPS yang akan menyelenggarakan di sini, kita sudah membicarakan itu," terangnya. 

Sementara itu di sisi lain Suhara menuturkan, sembari menunggu teknis pemilihan RLC kini tengah mendata jumlah pasien yang nantinya akan ikut menyumbang hak pilihnya dalam pesta demokarasi lima tahunan ini. 

Pastinya, pasien yang terdata nantinya adalah seluruh pasien yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Tangsel. Namun untuk jumlahnya, pihaknya kini belum dapat memastikan. 

"Jadi sudah kita diskusikan nantinya untuk data pasti nanti hari Minggu kelihatannya. Karena kalau dari sekarang takutnya sudah ada yang pulang," jelasnya. 

"Ya jadi Rumah Lawan Covid memang sudah koordinasi dengan KPU dan KPPS  sudah datang," katanya. (RED/RAC)

NASIONAL
Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Rabu, 30 September 2026 | 16:20

Sulit tidur, bangun dalam kondisi tetap lelah, sulit berkonsentrasi hingga sering lupa menjadi keluhan yang kerap muncul di tengah gaya hidup masyarakat urban

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill