Connect With Us

Enam Hari Lagi Pilkada, Disdukcapil Tangsel Permudah Rekam Ribuan KTP

Rachman Deniansyah | Kamis, 3 Desember 2020 | 19:15

Ilustrasi, Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Enam hari jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Selatan kini tengah gencar merekam ribuan warga yang belum memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el).

Kabid Kependudukan Dukcapil Tangsel Heru Sudarmanto mencatat, terdapat sekitar 2.000 warga Tangsel yang hingga kini belum melakukan perekaman KTP-el. 

"Dari Kemendagri  Data Konsolidasi Bersih Dirjen Dukcapil terdalat sekitar 2.000," ujar Heru, Kamis (3/12/2020).

Penyisiran itu dilakukan dengan cara berkoordinasi langsung dengan pihak Kelurahan dan Kecamatan guna memverifikasi masyarakat yang belum memiliki KTP-el tersebut.

"Dari 2.000 ini kita sisir, bahwa dimungkinkan data 2.000 orang belum melakukan perekaman. Hal ini dimungkinkan bisa juga karena sudah pindah. Itu kita sisir dan kita sampaikan ke Kelurahan Kecamatan untuk verifikasi ulang," terangnya.

Selain ribuan warga tersebut, terdapat pula 500 warga lainnya yang disebut belum melakukan perekaman KTP-el. Namun, 500 warga tersebut, sudah masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT).

"Yang kedua, kita mendapatkan data dari KPU Tangsel terkait dengan data di DPT, tetapi belum perekaman. DPT yang belum perekaman itu kita kejar," paparnya. 

Dia mengimbau kepada masyarakat Tangsel untuk segera dapat melakukan perekaman kartu identitasnya tersebut. 

Selain itu, Disdukcapil juga telah membuka pelayanan tambahan pada Sabtu dan Minggu bagi setiap warga yang ingin merekam KTP-el, khususnya bagi pemula.

"Kemarin kita sudah buat surat dua kali, artinya kita mengimbau kepada seluruh warga melalui Lurah, RT/RW agar masyarakatnya yang belum rekam agar segera merekam. Termasuk pemuka agama kita berikan surat, agar yang belum rekam bisa ke kecamatan.  Jadi kita permudah juga," pungkasnya. (RED/RAC)

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill