Connect With Us

PMI Tangsel Layani Donor Plasma Konvalesen Bagi Pasien COVID-19

Rachman Deniansyah | Selasa, 8 Desember 2020 | 10:26

Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang Selatan saat melayani donor plasma konvalesen terhadap pasien terinfeksi COVID-19 di dampingi Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, Selasa (8/12/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangsel mulai melayani donor plasma konvalesen yang berguna bagi penyembuhan pasien terinfeksi COVID-19. 

Untuk pertama kalinya, pelayanan itu pun mulai dilakukan sejak diresmikan langsung oleh Wali Kota sekaligus Ketua PMI Tangsel Airin Rachmi Diany, Senin (7/12/2020) kemarin. 

Kepala Unit Donor Darah PMI Kota Tangsel Suhara Manullang mengatakan pihaknya membuka ruang sepenuhnya bagi para penyintas yang ingin berkontribusi dalam penanganan COVID-19 dengan cara mendonorkan plasmanya. 

Meski baru diresmikan, kini sudah terdapat puluhan penyintas yang telah mengajukan diri sebagai pendonor. 

"Yang sudah daftar terdapat 35 orang. Walaupun dari data kami, yang memungkinkan itu ada 300-an orang, yang secara syarat terpenuhi," papar Suhara, Selasa (8/12/2020). 

Sebagai pendonor, Suhara mengatakan bahwa setiap penyintas harus memenuhi sejumlah persyaratan. 

"Syarat untuk bisa donor plasma yakni pernah positif (COVID-19) satu kali, sembuh sudah tiga bulanan maksimal, umurnya 18-60, terus diutamakan laki-laki, dan  harus ada bukti swab yang menunjukkan hasil negatif," ujar Suhara.

Mayoritas para penyintas yang telah memenuhi syarat sebagai pendonor itu adalah para mantan pasien yang pernah dirawat di Rumah Lawan COVID-19 (RLC) Kota Tangsel.

"Kita punya data, ada pasien yang sudah sembuh. Bersyukurnya RLC Tangsel itu punya forum alumni yang setiap hari Minggu memberi motivasi," jelasnya.

Ia menuturkan, donor darah tersebut dilakukan dengan alat canggih bernama Nucleic Acid Test yang dimiliki PMI Tangsel. 

Dengan alat tersebut, plasma konvelesen akan dapat langsung disaring dari para pendonornya. Proses donor plasma itu, membutuhkan waktu yang lebih lama, yakni hingga sekitar 30 menit. 

Saat ini untuk pendistribusiannya, pihaknya masih menunggu kepastian kerjasama dari sejumlah rumah sakit di Tangsel. 

Sedangkan untuk biayanya, dapat digratiskan khusus bagi warga yang memiliki KTP Tangsel. 

"Seperti darah biasa saja. Jadi kalau untuk warga Tangsel di manapun, karena ada Perwalnya dengan KTP, itu ditanggung oleh Pemda. Tinggal nanti kerjasama rumah sakit tersebut dengan PMI dan Dinas Kesehatan. Sedangkan non-Tangsel atau non-KTP Tangsel itu pakai BPJS, ini ada aturannya," pungkasnya. (RAZ/RAC)

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

TANGSEL
Korban Tewas Ledakan Pasar Cimanggis Tangsel Bertambah Usai Dirawat Intensif, Total Jadi 3 Orang

Korban Tewas Ledakan Pasar Cimanggis Tangsel Bertambah Usai Dirawat Intensif, Total Jadi 3 Orang

Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:58

Jumlah korban meninggal dunia akibat insiden ledakan tabung di Pasar Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bertambah menjadi tiga orang.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill