Connect With Us

Ada Pelanggaran, 3 TPS di Tangsel Pemungutan Suara Ulang

Rachman Deniansyah | Jumat, 11 Desember 2020 | 12:52

Ilustrasi Pilkada. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Bawaslu Kota Tangerang Selatan merekomendasikan pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada tiga Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang terletak di Kecamatan Pamulang dan Ciputat Timur.

Ketiga TPS tersebut, diantaranya TPS 15 Kelurahan Pamulang Timur di Kecamatan Pamulang, TPS 49 Kelurahan Cempaka Putih di Kecamatan Ciputat Timur serta TPS 30 Kelurahan Rengas di Kecamatan Ciputat Timur.

Ketua Bawaslu Kota Tangsel Muhamad Acep menerangkan, rekomendasi itu diberikan lantaran telah ada laporan atas pelanggaran di tiga TPS tersebut saat pemungutan suara.

"Diduga ada pelanggaran terhadap UU No 10/2016 pasal 112 di ayat 2 poin A, tentang adanya mekanisme pembukaan kotak dan juga proses yang tidak sesuai dengan prosedur UU begitu," terang Acep kepada awak media, Kamis (10/12/2020). 

Atas hal itu, Bawaslu pun segera melayangkan rekomendasi kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk diadakan kembali PSU di tiga TPS.

Sementara itu, Komisioner KPU Tangsel Taufik MZ mengatakan bahwa pihaknya telah menerima rekomendasi tersebut dari Bawaslu. 

"Ya, rekomendasi Bawaslu sudah kami terima. PSU di tiga TPS, yaitu TPS 15 Pamulang Timur, TPS 30 Rengas dan TPS 49 Cempaka Putih," ujar Taufik saat dikonfirmasi, Jumat (11/12/2020). 

Atas rekomendasi itu, KPU kini telah mengintruksikan kepada penyelenggara di tingkat Ad Hoc Kecamatan untuk melakukan persiapan guna pelaksanaan PSU tersebut.

"Kami sudah instruksikan PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) di dua Kecamatan itu untuk melaksanakan rakor (rapat koordinasi) dalam rangka persiapan pelaksanaan PSU. Dengan PPS dan KPPS-nya," tuturnya  

Selain itu, pihaknya juga tengah menyiapkan seluruh keperluan guna segera dapat melaksanan pemungutan suara ulang.

"Paling lama empat hari setelah pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara pada Rabu, 9 Desember 2020. Maka paling lambat tanggal 13 Desember 2020," pungkas Taufik. (RAZ/RAC)

NASIONAL
Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:35

Masih berani melawan arah demi menghemat waktu beberapa menit? Sebaiknya pikirkan berkali-kali. Selain mempertaruhkan nyawa, tindakan ceroboh ini bisa menyeret Anda ke balik jeruji besi hingga 5 tahun penjara.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

BANDARA
Pasutri WN Pakistan Nekat Telan 159 Kapsul Sabu untuk Diselundupkan Lewat Bandara Soetta

Pasutri WN Pakistan Nekat Telan 159 Kapsul Sabu untuk Diselundupkan Lewat Bandara Soetta

Jumat, 9 Januari 2026 | 19:38

Sinergi antara Bea Cukai dan Subdit IV Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jaringan internasional.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill