Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan Bambang Dwitoro dikabarkan telah terpapar COVID-19. Saat ini, dirinya tengah menjalani masa perawatan di rumah sakit.
Hal itu pun turut dibenarkan Komisioner KPU Tangsel M Taufik MZ, Jumat (11/12/2020).
"Ya kita secara terbuka menyampaikan, Ketua KPU Tangsel Pak Bambang Dwitoro COVID-19," ujar Taufik.
Diketahui, memang Bambang telah dikabarkan sakit dan tak hadir dalam beberapa proses tahapan Pilkada, jauh sebelum hari pencoblosan, Rabu (9/12/2020) lalu.
Mulanya, sakit yang dialami oleh Ketua KPU Tangsel itu disebabkan oleh faktor kelelahan yang dikeluhkannya, atas sederet jadwal padat tahapan Pilkada. Atas hal itulah, Bambang mulai memeriksakan di salah satu rumah sakit.
Sejumlah pemeriksaan pun dilakukan terhadapnya, termasuk tes usap atau swab test. Ternyata, hasilnya pun positif.
"Itu kita ketahui pada Sabtu malam lalu ya. Hasil swab terakhir kemudian setelah itu sampai hari ini. Ketua menjalankan isolasi mandiri dan perawatan di Rumah Sakit Sari Asih Ciputat," tututrnya.
Atas hasil positif tersebut, Taufik yang sementara menggantikan perannya di KPU Tangsel itu pun segera melakukan sejumlah langkah preventif guna meminimalisir penyebaran COVID-19 di lingkungannya.
"Kita melakukan langkah-langkah preventif. Kantor KPU Tangsel sudah disemprot disinfektan, dan sudah dua kali ini," katanya.
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGSektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.
Menyambut musim Haji 1447 H, Telkomsel kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelancaran ibadah jemaah asal Indonesia.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews