Tampak Inu Rahma,19, pegawai barista kopi di kawasan Bintaro Sektor 3, Pondok Betung, Pondok Aren, Tangerang Selatan. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)
TANGERANGNEWS.com-Inu Rahma,19, seorang wanita berparas cantik yang bekerja sebagai barista yang terletak di kawasan Bintaro Sektor 3, Pondok Betung, Pondok Aren, Tangerang Selatan telah menjadi korban hipnotis, Senin (28/12/2020) lalu.
Inu menceritakan insiden yang dialaminya tersebut. Kejahatan itu dialami saat Inu sedang bekerja seorang diri.
"Tiba-tiba ada pelaku datang. Sejak awal, pelaku datang langsung nanyain bos. Dia terus ngajak saya ngobrol," ujar Inu kepada TangerangNews.com di tempatnya bekerja, Senin (4/1/2021).
Saat ingin menjalankan aksinya, pelaku sempat berhenti lantaran terdapat pembeli yang datang. Namun, pelaku kembali melancarkan aksinya saat Inu setelah itu.
"Nanya-nanya, bos ke sini enggak. Katanya dia disuruh ambil duit," imbuhnya.
Tak lama kemudian, untuk meyakini korbannya pelaku meminjam telepon genggam milik Inu, dengan dalih ingin memberi kabar kepada si bos.
"Ternyata nomor asli bos saya dihapus, terus dia masukin nomor telepon yang berpura-pura bos saya," tuturnya.
Inu tak tahu saat posisi sedang apa, dirinya mulai terhipnotis oleh pelaku.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.
Kapolda Banten Irjen Pol. Hendra Kurniawan membuka akses nomor pribadinya, yakni 0811-1123-9696 bagi masyarakat yang ingin menyampaikan pengaduan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)
Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""