Connect With Us

BNN Akui Peredaran Sabu di Ciputat Tangerang Selatan Tinggi

Rachman Deniansyah | Sabtu, 16 Januari 2021 | 14:32

Kepala BNN Kota Tangsel AKBP Renny Puspita. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang Selatan mengakui tingginya peredaran sabu di wilayah Ciputat, Tangerang Selatan.  

 

Kepala BNN Kota Tangsel AKBP Renny Puspita pada Sabtu (16/1/2021) mengatakan, Ciputat memiliki wilayah yang khusus bagi pihaknya. 

 

"Kalau wilayah yang patut kita atensi ya wilayah Ciputat," tegas Renny. 

 

BNN memberikan perhatian khusus terhadap wilayah Ciputat.  lantaran atas tingginya kasus peredaran narkotika, baik jenis ganja terutama sabu. 

 

Terlebih, daerah tersebut juga menjadi wilayah perbatasan Kota Tangsel terhadap kota lainnya, seperti Jakarta Selatan, dan Depok. 

 

Dengan demikian, kata Renny, wilayah Ciputat kerap dijadikan para pelaku sebagai wilayah perlintasan jual beli barang haram narkotika.

 

"Ya betul, ini kan dekat dengan wilayah Jakarta Selatan, Depok, dan Bogor. Bahkan Sukabumi juga dekat. Jadi wilayah lintasan ini yang akan kita atensi," ujar Renny. 

 

Sedangkan, Renny menyebut, untuk jenis narkotika yang paling banyak didapati adalah jenis ganja dan sabu. 

 

Para pelaku, sengaja mengincar  masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan. 

 

"Kalau di Tangsel, kalau Ibu baca selama tiga bulan ini banyak sekali di swasta.  Istilahnya orang yang tidak punya pekerjaan. Paling banyak sabu," tuturnya.

 

Hal itu pun terbukti dengan pengungkapan yang dilakukan jajaran Polsek Ciputat Timur dengan mengamankan barang haram jenis sabu hingga mencapai 1,207 kilogram, Oktober lalu. 

 

Ribuan gram sabu itu, diamankan dari tangan para pengedar, Dicky Hardiansyah, 33, dan Idrus Firdaus, 39.

BISNIS
Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Selasa, 14 April 2026 | 14:11

Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.

OPINI
Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Senin, 20 April 2026 | 19:56

-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

AYO! TANGERANG CERDAS
Jadwal Sesi Siang UTBK 2026 Tak Seragam, Peserta Wajib Cek Ulang Waktu di Lokasi Ujian

Jadwal Sesi Siang UTBK 2026 Tak Seragam, Peserta Wajib Cek Ulang Waktu di Lokasi Ujian

Senin, 20 April 2026 | 14:42

Pelaksanaan UTBK 2026 yang akan berlansung pada Selasa 21 April 2026, untuk sesi siang tidak berlangsung dengan waktu yang sama di seluruh titik ujian. 

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill