Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya
Rabu, 1 April 2026 | 14:23
Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.
TANGERANGNEWS.com-Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Tangerang Selatan kini tengah menghentikan sementara pemeriksaan sampel tes usab atau swab test COVID-19 dengan metode PCR, mulai Rabu (20/1/2021).
Pemberhentian sementara itu, disampaikan melalui edaran surat pemberitahuan bernomor 800/088/Labkesda/2021, tertanggal 19 Januari 2021.
Melalui edaran surat pemberitahuan tersebut, Kepala Labkesda Kota Tangsel Riki Hermawan menyampaikan, pemberhentian sementara itu dilakukan karena adanya kerusakan pada salah satu alat PCR SARS CoV-2 yang dimilikinya.
Untuk itu, saat ini Labkesda Kota Tangsel juga tak menerima sampel uji swab untuk sementara waktu.
"Alat PCR SARS CoV-2 sedang maintenance sampai dengan batas waktu tidak ditentukan," ujar Riki dalam surat edaran tersebut.
Saat dikonfirmasi, Riki pun membenarkan hal tersebut. Saat ini, pihaknya sedang melakukan pemeliharaan secara menyeluruh atau general cleaning.
"Untuk menjaga keselamatan petugas dan sampel, pengecekan alat-alat, dan kalibrasi dengan rutin. Serta menjaga kualitas pemeriksaan sampel," katanya.
Untuk sementara ini, sampel atau spesimen uji swab akan dikirim ke laboratorium lain.
"Sampel sementara ini kami kirim ke BBTKL dan Lab Mikro UI, Litbangkes dan Labkesda Provinsi Banten," ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan Deden Deni juga turut membenarkan surat edaran tersebut.
Ia menegaskan bahwa pihaknya akan mengupayakan perbaikan secepat mungkin.
"Iya benar. Ya ini lagi maintenance alatnya.Ini lagi dikerjakan (perbaiki), mudah-mudahan bisa selesai dalam waktu dekat," pungkasnya
TODAY TAGGoogle menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai menggelar program Outbreak Response Immunization (ORI) secara serentak, guna memperkuat perlindungan kesehatan anak dari risiko penularan campak.
Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews