Connect With Us

Polres Tangsel Percantik Sarana Bagi Penyandang Disabilitas

Rachman Deniansyah | Jumat, 29 Januari 2021 | 21:04

Kapolres Tangsel AKBP Iman Imanuddin didampingi jajaranya saat menyampaikan berkebutuhan khusus dan penyandang disabilitas bagi para penyandang disabilitas di Mapolres Tangsel, Jumat (29/1/2021). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Polres Tangerang Selatan memberikan perhatian lebih kepada para penyandang disabilitas dengan merevitalisasi fasilitas pelayanan di Mapolres Tangsel, Jumat (29/1/2021).

Seluruh fasilitas, mulai dari akses jalan, tempat parkir, hingga toilet kini telah dirancang khusus, sehingga ramah bagi para masyarakat berkebutuhan khusus. 

"Dalam rangka menindaklanjuti dan menjabarkan kebijakan Bapak Kapolri terkait perbaikan sarana dan prasarana yang digunakan dalam memberikan pelayanan kepolisian bagi masyarakat berkebutuhan khusus dan penyandang disabilitas," ujar Kapolres Tangsel AKBP Iman Imanuddin di lokasi, Jumat (29/1/2021). 

Iman mengatakan, seluruh fasilitas tersebut tak hanya dijumpai di Mapolres Tangsel saja, melainkan juga di seluruh kantor satuan kerja (satker) dan Polsek.

"Adapun beberapa sarana dan prasana yang kami siapkan bagi penyandang disabilitas, diantaranya tempat parkir khusus, akses masuk khusus, toilet khusus, ruang pemeriksaan khusus, dan beberapa fasilitas lainnya yang memang dirancang untuk rekan penyandang disabilitas," tuturnya. 

Dalam upaya memberikan perhatian khusus itu,  Polres Tangsel tak berjalan sendiri. Iman mengataka, pihaknya juga menggandeng Dinas Sosial Tangerang Selatan, sejumlah komunitas, serta pemerhati penyandang disabilitas. 

Baca Juga :

"Kami akan merekrut saudara-saudara kita, penyandang disabilitas untuk dipekerjakan sebagai Pekerja Harian Lepas (PHL) di Polres Tangerang Selatan dan seluruh Polsek Jajaran. Hal itu kami lakukan sebagai upaya pengejawantahan UU No 8/2016," terangnya. 

Dengan demikian, Iman mengharapkan agar inovasi tersebut dapat lebih memaksimalkan kembali pelayanan kepolisian di Tangsel ini. 

"Terutama bagi rekan-rekan penyandang disabilitas. Ke depan, kami akan berinovasi sehingga tidak ada sekat atau batasan bagi masyarakat dalam mengakses pelayanan kepolisian," imbuhnya. 

Sementara, inovasi yang dihadirkan Polres Tangsel ini pun disambut baik. Seperti salah satunya yang diungkapkan oleh seorang pemerhati disabilitas, Adi. 

Pria yang kini juga menjabat sebagai Ketua National Paralympic Comitte (NPC) Tangsel itu mengapresiasi langkah Polres Tangerang Selatan tersebut.

"Terima Kasih untuk Polres Tangsel atas apresiasi dan support yang diberikan kepada kami. Terutama kesempatan untuk mengabdi, serta memberikan tenaga dan pikiran kita," tuturnya. 

Ia berharap, agar inovasi yang diciptakan oleh Polres Tangsel ini dapat menjadi contoh. (RED/RAC)

TANGSEL
Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Kamis, 30 Juli 2026 | 21:08

Kepolisian menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan sesosok mayat bayi perempuan di teras Klinik Amalia, Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

TEKNO
kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

Jumat, 31 Juli 2026 | 07:05

Paket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill