Connect With Us

Diduga Dibakar Istri di Serua Indah, Begini Kondisi Terkini Samsu

Rachman Deniansyah | Jumat, 5 Februari 2021 | 15:33

Kondisi korban Samsudin, 46 yang dirawat menggunakan beberapa alat medis terkait kekejaman sang istri usai dibakar hidup-hidup di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Fatmawati, Jakarta Selatan, Jumat (5/2/2021). (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Samsudin, 46, diduga menjadi korban kekejaman sang istri usai dibakar hidup-hidup saat beristirahat di kamarnya, Jalan Sukamulya, Serua Indah, Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (4/2/2021) dini hari. 

 

Akibatnya, korban mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya hingga kritis, dan harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Fatmawati, Jakarta Selatan. 

 

Ketua Rukun Warga (RW) 08 Kelurahan Serua Indah, Nanang mengabarkan bahwa kini korban telah siuman.

 

Kabar tersebut didapatinya, dari sang anak yang kini masih menjaga korban. 

 

"Alhamdulillah, (korban) sudah sadar, tapi belum stabil banget," ucap Nanang kepada TangerangNews.com, Jumat (5/2/2021). 

 

Saat ini, kata Nanang, korban yang sehari-hari berprofesi sebagai pengendara ojek online (ojol) itu, kini telah dipindahkan ke ruang intensive care unit (ICU). 

 

Rencananya, siang ini pihak rumah sakit akan melakukan tindakan operasi terhadap korban. 

 

"Sekarang sudah di ruang ICU, baru masuk semalam . Terus kata perawatnya, habis jumatan dioperasi," tuturnya. 

 

Namun meski demikian, hingga saat ini korban masih belum dapat dimintai keterangan. 

 

Hal demikian dikatakan Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Angga Surya Saputra, saat dikonfirmasi. 

"Korban belum bisa kita mintai keterangan di ICU. Termasuk anaknya yang besar, dia sendiri menunggu orang tuanya di RS," jelas Angga.

 

Sebelumnya, polisi menduga bahwa Samsudin telah menjadi korban kebakaran. Diduga, aksi tragis itu dilakukan oleh sang istri berinisial KR, yang hingga kini masih belum diketahui keberadannya. 

 

Dugaan itu pun semakin kuat, dengan sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi. Polisi menemukan plastik dan botol air mineral bekas yang diduga berisi minyak tanah. 

 

"Tapi kami belum daPat memastikannya. Semuanya masih diduga, karena korban belum bisa dimintai keterangan," pungkasnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Bakar Sampah Picu 6 Jam Kebakaran Gudang Paralon di Legok, Pekerja Jebol Tembok Selamatkan Diri

Bakar Sampah Picu 6 Jam Kebakaran Gudang Paralon di Legok, Pekerja Jebol Tembok Selamatkan Diri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:42

Kebakaran hebat melanda gudang paralon (PVC) milik PT Mitra Bangun Abadi (PIPA ONE PLUS) di Jalan Angsana Lestari II, Desa Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore 13 Oktober 2026.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill