Connect With Us

Berperang Melawan COVID-19 di RLC Tangsel, 40 Prajurit TNI Dinyatakan Sembuh

Rachman Deniansyah | Kamis, 11 Februari 2021 | 17:13

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie bersama Suhara Manullang berswa foto bersama dengan puluhan prajurit TNI, Tangsel, Kamis (11/2/2021). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Rumah Lawan COVID-19 (RLC) Kota Tangerang Selatan baru saja memulangkan sebanyak 40 prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) Batalyon Artileri Pertahanan Udara atau Yon Arhanud Serpong, Kamis (11/2/2021). 

Mereka dipulangkan usai menjalani masa karantina selama hampir sepekan. 

"Iya hari ini kita memulangkan sebanyak 40 prajurit TNI Yon Arhanud Serpong dan tiga orang sipil," Koordinator Rumah Lawan COVID-19 Kota Tangsel, Suhara Manullang di lokasi. 

Puluhan prajurit TNI tersebut, sebelumnya dinyatakan positif COVID-19 usai menjalani tes usab atau swab test di pelabuhan, sepulang bertugas di wilayah Maluku.

"Jadi perlu saya sampaikan bahwa sekitar 13 hari yang lalu, ada anggota Arhanud yang pulang dari penugasan. Saat diperiksa, di-swab di pelabuhan hasilnya positif," ujar Suhara. 

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie bersama Suhara Manullang berswa foto bersama puluhan prajurit TNI, Tangsel, Kamis (11/2/2021).

Namun lantaran keterbatasan kapasitas ruang karantina, puluhan prajurit TNI tersebut dirawat secara bertahap. 

Seluruhnya merupakan pasin tanpa gejala, atau biasa disebut sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG).

"Waktu itu penuh ya, jadi bertahap ya.Pertama tujuh, kemudian lima, 10, dan akhirnya 40 orang. Mereka rata-rata OTG dari gejala ringan maka tanpa gejala,13 hari mereka sudah dinyatakan sembuh, dan tidak menularkan lagi," jelasnya.

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie bersama Suhara Manullang berswa foto bersama puluhan prajurit TNI, Tangsel, Kamis (11/2/2021). 

Kepulangan sebanyak 40 prajurit TNI tersebut, dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie. 

Saat memulangkan, Benyamin berpesan agar para penyintas, ke depannya mampu menjadi jembatan bagi Pemkot Tangsel untuk mensosialisasikan pentingnya protokol kesehatan di tengah masyarakat. 

"Saat ini bukan hanya Satgas COVID-19 saja yang memiliki tugas untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Tapi juga pasien yang saat ini sudah sembuh, karena pengalaman akan menjadi guru yang paling berharga," ujarnya. 

Sebab menurutnya, penanganan wabah COVID-19 di tengah masyarakat bukan hanya peran Pemerintah saja. 

"Intinya ini adalah tugas kita semua. Bukan hanya masyarakat atau satgas saja. Tapi seluruh masyarakat yang tinggal di Kota Tangerang Selatan," pungkasnya. (RED/RAC)

TANGSEL
Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Kamis, 23 April 2026 | 23:26

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah penanganan menyeluruh untuk mengatasi persoalan banjir di Kawasan Melati Mas, Kecamatan Serpong Utara.

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

TEKNO
Tren Pencahayaan Adaptif untuk Menjawab Kebutuhan Ruang Dinamis

Tren Pencahayaan Adaptif untuk Menjawab Kebutuhan Ruang Dinamis

Jumat, 24 April 2026 | 09:06

Seiring dengan perkembangan desain arsitektur dan interior yang semakin dinamis, kebutuhan akan elemen pendukung ruang pun ikut mengalami perubahan. Ruang kini tidak lagi bersifat statis, melainkan terus bertransformasi mengikuti fungsi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill