Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Rumah Lawan COVID-19 (RLC) Kota Tangerang Selatan baru saja memulangkan sebanyak 40 prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) Batalyon Artileri Pertahanan Udara atau Yon Arhanud Serpong, Kamis (11/2/2021).
Mereka dipulangkan usai menjalani masa karantina selama hampir sepekan.
"Iya hari ini kita memulangkan sebanyak 40 prajurit TNI Yon Arhanud Serpong dan tiga orang sipil," Koordinator Rumah Lawan COVID-19 Kota Tangsel, Suhara Manullang di lokasi.
Puluhan prajurit TNI tersebut, sebelumnya dinyatakan positif COVID-19 usai menjalani tes usab atau swab test di pelabuhan, sepulang bertugas di wilayah Maluku.
"Jadi perlu saya sampaikan bahwa sekitar 13 hari yang lalu, ada anggota Arhanud yang pulang dari penugasan. Saat diperiksa, di-swab di pelabuhan hasilnya positif," ujar Suhara.

Namun lantaran keterbatasan kapasitas ruang karantina, puluhan prajurit TNI tersebut dirawat secara bertahap.
Seluruhnya merupakan pasin tanpa gejala, atau biasa disebut sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG).
"Waktu itu penuh ya, jadi bertahap ya.Pertama tujuh, kemudian lima, 10, dan akhirnya 40 orang. Mereka rata-rata OTG dari gejala ringan maka tanpa gejala,13 hari mereka sudah dinyatakan sembuh, dan tidak menularkan lagi," jelasnya.
Kepulangan sebanyak 40 prajurit TNI tersebut, dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie.
Saat memulangkan, Benyamin berpesan agar para penyintas, ke depannya mampu menjadi jembatan bagi Pemkot Tangsel untuk mensosialisasikan pentingnya protokol kesehatan di tengah masyarakat.
"Saat ini bukan hanya Satgas COVID-19 saja yang memiliki tugas untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Tapi juga pasien yang saat ini sudah sembuh, karena pengalaman akan menjadi guru yang paling berharga," ujarnya.
Sebab menurutnya, penanganan wabah COVID-19 di tengah masyarakat bukan hanya peran Pemerintah saja.
"Intinya ini adalah tugas kita semua. Bukan hanya masyarakat atau satgas saja. Tapi seluruh masyarakat yang tinggal di Kota Tangerang Selatan," pungkasnya. (RED/RAC)
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGKasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Ibadah kurban memiliki syarat tertentu, termasuk kondisi hewan yang akan disembelih. Dalam syariat Islam, tidak semua hewan bisa dijadikan kurban. Ada sejumlah cacat dan kondisi tertentu yang membuat hewan kurban menjadi tidak sah.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews