Connect With Us

Pembangunan Karantina COVID-19, Sudah 12 Tenda Tersedia

Rachman Deniansyah | Kamis, 18 Februari 2021 | 16:17

Pembangunan tempat karantina Covid-19 dengan konsep glamping atau kemah glamor di Rumah Lawan COVID-19 (RLC) Kota Tangerang Selatan. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Progres pembangunan perluasan tempat karantina dengan konsep glamping atau kemah glamor di Rumah Lawan COVID-19 (RLC) Kota Tangerang Selatan kini mulai menunjukkan progres yang signifikan. 

 

Pantauan TangerangNews.com, di lahan seluas sekitar 6.000 meter persegi tersebut, telah berdiri sebanyak 12 tenda. 

 

"Jadi sampai hari ini dari 16 tenda, yang sudah terpasang sebanyak 12 tenda," ujar Koordinator RLC Kota Tangsel Suhara Manullang, Kamis (18/2/2021). 

 

Selain itu sejumlah sarana lain, kata Suhara, juga sudah mulai rampung dibangun. 

 

"Kemudian sarana air bersih, semua sudah terpasang. Kemudian juga toilet dan septic tank-nya sudah terpasang. Sekarang tinggal masalah penerangan," tuturnya. 

 

Sedangkan untuk fasilitas lainnya, kini masih dalam proses penyediaan. 

 

"Jadi fasilitas sama dengan zona satu, yang pasti itu ada wifi, televisi untuk keperluan yg dibutuhkan, per klaster ada dua toilet, ada yang semi permanen dan sistem kontainer. Untuk kepentingan komunikasi dengan pasien, ada CCTV. Nanti kita memantau dan kita awasi, kemudian ada panic button, yang bisa dipijit kalau ada keluhan, kemudian ada intercom," paparnya. 

 

Suhara mengatakan, proses pembangunan zona karantina tersebut akan ditargetkan rampung hingga akhir Februari mendatang. 

 

"Dan konsep yang Ibu Wali inginkan, ini konsep karantina berlibur. Jadi konsep pertamanan yang akan ditonjolkan. Jadi malam itu suasana taman, jadi ada lampu lampu semua, pepohonan dan penunjang kursi santai itu dalam rangka suasana taman," katanya. 

 

Jika semua sudah rampung seluruhnya, maka RLC akan mampu menampung hingga total 300 pasien. 

 

"Jadi akan ditambah 150 tempat tidur jadi kalau digabung keseluruhan RLC itu ada 300 tempat tidur. Kemudian gedung RLC (zona 1) akan dipindah ke glamping. Kemudian nanti setelah pindah, zona dua kita rehabilitasi," pungkasnya.

TANGSEL
Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Rabu, 4 November 2026 | 21:17

Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Gugun Gumilar turun tangan merespons insiden rusaknya pengeras suara Masjid Al-Falah di Komplek Alvita, Pondok Sawah Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akibat ditembak seorang warga.

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

SPORT
Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Rabu, 4 November 2026 | 19:08

Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill