Solusi Islam Atasi Gunungan Sampah
Selasa, 17 Februari 2026 | 18:06
Bahwa akar masalah dari gunungan sampah yang semakin tinggi adalah sebab diterapkannya sistem sekuler kapitalisme yang mengatur kehidupan umat manusia saat ini.
TANGERANGNEWS.com-Progres pembangunan perluasan tempat karantina dengan konsep glamping atau kemah glamor di Rumah Lawan COVID-19 (RLC) Kota Tangerang Selatan kini mulai menunjukkan progres yang signifikan.
Pantauan TangerangNews.com, di lahan seluas sekitar 6.000 meter persegi tersebut, telah berdiri sebanyak 12 tenda.
"Jadi sampai hari ini dari 16 tenda, yang sudah terpasang sebanyak 12 tenda," ujar Koordinator RLC Kota Tangsel Suhara Manullang, Kamis (18/2/2021).
Selain itu sejumlah sarana lain, kata Suhara, juga sudah mulai rampung dibangun.
"Kemudian sarana air bersih, semua sudah terpasang. Kemudian juga toilet dan septic tank-nya sudah terpasang. Sekarang tinggal masalah penerangan," tuturnya.
Sedangkan untuk fasilitas lainnya, kini masih dalam proses penyediaan.
"Jadi fasilitas sama dengan zona satu, yang pasti itu ada wifi, televisi untuk keperluan yg dibutuhkan, per klaster ada dua toilet, ada yang semi permanen dan sistem kontainer. Untuk kepentingan komunikasi dengan pasien, ada CCTV. Nanti kita memantau dan kita awasi, kemudian ada panic button, yang bisa dipijit kalau ada keluhan, kemudian ada intercom," paparnya.
Suhara mengatakan, proses pembangunan zona karantina tersebut akan ditargetkan rampung hingga akhir Februari mendatang.
"Dan konsep yang Ibu Wali inginkan, ini konsep karantina berlibur. Jadi konsep pertamanan yang akan ditonjolkan. Jadi malam itu suasana taman, jadi ada lampu lampu semua, pepohonan dan penunjang kursi santai itu dalam rangka suasana taman," katanya.
Jika semua sudah rampung seluruhnya, maka RLC akan mampu menampung hingga total 300 pasien.
"Jadi akan ditambah 150 tempat tidur jadi kalau digabung keseluruhan RLC itu ada 300 tempat tidur. Kemudian gedung RLC (zona 1) akan dipindah ke glamping. Kemudian nanti setelah pindah, zona dua kita rehabilitasi," pungkasnya.
Bahwa akar masalah dari gunungan sampah yang semakin tinggi adalah sebab diterapkannya sistem sekuler kapitalisme yang mengatur kehidupan umat manusia saat ini.
TODAY TAGDi tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.
Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews