Warga saat berusaha menyelamatkan dua bocah yang tenggelam di Tandon Jurang Mangu Barat RT 07 RW 11, Jurang Mangu Barat, Pondok Aren, Tangerang Selatan. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)
TANGERANGNEWS.com-Polisi ungkap dugaan penyebab tenggelamnya dua bocah laki-laki di Tandon Jurang Mangu Barat, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Kamis (18/2/2021).
Kanit Reskrim Polsek Pondok Aren AKP Sumiran mengungkapkan, insiden maut tersebut diduga terjadi akibat kedua korban terpeleset saat bermain di tepi tandon.
"Ya dia (korban) lagi main terus kecebur di tandon dan enggak bisa berenang," ungkap Sumiran saat dihubungi TangerangNews.com.
Akibatnya, salah satu korban bernama Abdillah Alfarizqy yang masih berusia tiga tahun itu meninggal dunia.
"Itu kan (korban) masih tiga tahun. Jadi belum bisa renang. Dugaannya terpeleset saat bermain," imbuhnya.
Insiden maut itu terjadi saat kondisi tandon yang berada di tengah pemukiman warga tersebut, sedang sepi pengunjung.
Santika Indonesia Hotels & Resorts merayakan 45 tahun perjalanan di industri perhotelan Indonesia dengan menghadirkan program Santika Anniversary Sale.
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) memperketat pengawasan di seluruh jalur keluar perbatasan Indonesia menyusul lonjakan kasus penyelundupan emas ke luar negeri.
PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""