Connect With Us

Banjir di Kayu Gede Tangsel Dipicu Rusaknya Penampungan Air Milik Swasta

Rachman Deniansyah | Sabtu, 20 Februari 2021 | 20:00

| Dibaca : 987

Banjir di Kampung Kayu Gede RW 04, Paku Jaya, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Sabtu (20/2/2021). (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 150 rumah warga Kampung Kayu Gede, Paku Jaya, Serpong Utara, Tangerang Selatan terendam banjir, sejak Sabtu (20/2/2021) dini hari. 

 

Banjir yang tingginya mencapai hampir dua meter itu pun kini membuat seluruh aktivitas warga terganggu. 

 

Saat melakukan peninjauan di lokasi, Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie membeberkan penyebab banjir yang merendam ratusan rumah warga tersebut. 

 

"Salah satu penyebab banjir, karena itu di sana ada penampung air yang dimiliki pengembang pihak swasta terjadi masalah," tuturnya di lokasi. 

 

Ia mengatakan, dinding penahan tanah atau turap pada penampungan air tersebut bocor. 

 

"Penampungan air ini di atasnya ada kali dan batas, semestinya penampuangan ini menampung air dari kali kemudian dibuang pompa ke kali. Nah ini turap yang ada di penampungan itu bocor pada beberapa titik. Sehingga air masuk ke penampungan," katanya. 

 

Dengan demikian, penampungan air tersebut tak dapat lagi menampung volume air yang berlebih. Mengingat sejak malam harinya, hujan dengan intensitas tinggi terus mengguyur wilayah tersebut. 

 

"Ahirnya penampung tidak mampu menampung air dan air meluap ke jalan. Kemudian luber ke kali kecil, itu penyebabnya," ujar Benyamin. 

 

Ia menyebut bahwa masalah tersebut kini sedang masa penanganan oleh pihaknya dan juga pihak swasta yang bertanggungjawab. 

"Sekarang sedang ditangani titik bocornya. Sedang ditangani pengembang dengan Dinas PU untuk ditambal dulu pakai karung pasir. Minimal nanti turapnya diperbaiki karena turapnya itu rubuh tadi," tuturnya. 

 

Diberitakan sebelumnya, genangan air yang merendam ratusan rumah di Kampung Kayu Gede, Paku Jaya, Serpong Utara, Tangerang Selatan, terjadi sejak sekitar pukul 01.00 WIB. 

 

Secara berangsur air mulai meninggi, hingga mencapai kedalaman hampir dua meter. 

 

Pantauan TangerangNews.com, seiring berjalannya waktu genangan air di lokasi kini berangsur surut. Meski demikian, masih terdapat sejumlah rumah warga yang masih terendam. 

 

Warga di sekitar lokasi pun masih dilanda kekhawatiran, mengingat cuaca yang tak menentu.

BANDARA
Oknum TNI Satgas Bandara Soetta Dinonaktifkan Kasus Bantu Kabur Selebgram

Oknum TNI Satgas Bandara Soetta Dinonaktifkan Kasus Bantu Kabur Selebgram

Jumat, 15 Oktober 2021 | 14:37

TANGERANGNEWS.com - Kodam Jaya menonaktifkan oknum anggota TNI yang bertugas di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) berinisial FS yang diduga membantu pengaturan selebgram Rachel Vennya

MANCANEGARA
206 WNI Terancam Hukuman Mati di Luar Negeri, Terbanyak Kasus Narkoba

206 WNI Terancam Hukuman Mati di Luar Negeri, Terbanyak Kasus Narkoba

Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:24

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 206 Warga Negara Indonesia (WNI) yang dipenjara terancam hukuman mati atas kejahatan yang dibuat di negara tersebut

OPINI
Ramai #PercumaLaporPolisi, Dimana Keadilan Sistem Demokrasi? 

Ramai #PercumaLaporPolisi, Dimana Keadilan Sistem Demokrasi? 

Minggu, 17 Oktober 2021 | 16:19

TANGERANGNEWS.com-Baru-baru ini media sosial twitter diramaikan dengan #PercumaLaporPolisi, ramainya tagar tersebut karena bentuk protes warganet tentang penyelidikan kasus bapak perkosa tiga anaknya di Luwu Timur, Sulawesi Selatan

"Membuat Janji dan Menepatinya adalah cara terbaik membangun merek"

Seth Godin