Connect With Us

Tangsel Diterjang Banjir & Longsor, Begini Kata Airin

Muhamad Heru | Selasa, 23 Februari 2021 | 17:55

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany saat mengunjungi beberapa titik bencana di Kota Tangsel, Selasa (23/2/2021). (@TangerangNews / Muhamad Heru)

TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany kunjungi beberapa titik bencana di Kota Tangsel. 

Adapun titiknya adalah  Perumahan Nusaloka, Perumahan Puri Bintaro Indah, Perumahan Serpong Park hingga Asrama Polisi.

Airin menjelaskan, bahwa hujan yang begitu lama mengakibatkan beberapa titik di Kota Tangsel mengalami banjir. Sehingga dibutuhkan penanganan dari pemerintah kota untuk berupaya menyurutkan tinggi banjir.

"Dari proses pengamatan tadi, kami sudah menindaklanjuti dengan penyedotan air portable oleh Dinas PU. Sehingga dipastikan sudah surut," kata dia usai melakukan sidak di beberapa titik tersebut.

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany saat mengunjungi beberapa titik bencana di Kota Tangsel, Selasa (23/2/2021).

Sementara titik banjir di KM 8, Airin menjelaskan, bahwa hal tersebut menjadi kewenangan BSD Tol. 

Dari proses penanganan dan pengkajian bahwa banjir disebabkan jebolnya pagar pembatas tol Km 8 dan Perum Puri Bintaro Indah. Sehingga air meluap ke perumahan tersebut.

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany saat mengunjungi beberapa titik bencana di Kota Tangsel, Selasa (23/2/2021).

"Kami sudah menampung aspirasi warga yang menginginkan perbaikan pagar pembatas dengan yang lebih kokoh," kata Airin, Selasa (23/2/2021).

Dia menambahkan tidak hanya banjir, Tangsel juga mengalami bencana longsor di beberapa titik. Sehingga saat ini pihaknya sedang melakukan penanganan terhadap titik longsor.

"BPBD sudah dipastikan melakukan mitigasi dengan Dinas PU. Adapun sekarang, kami sedang menentukan kebijakan apa yang akan dilakukan," katanya seraya menambahkan untuk titik longsor Dinas PU sudah melakukan penanganan dengan menurunkan alat berat sebagai alat bantu merapikan puing-puing longsor. 

Kemudian perbaikan akan segera dilakukan agar masyarakat bisa melakukan aktivitasnya seperti semula. (RED/RAC)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill