Connect With Us

Pria di Serpong Tangsel Tewas Terserempet KRL

Rachman Deniansyah | Kamis, 25 Februari 2021 | 14:14

Pria ditemukan tewas usai terserempet kereta yang melintas di wilayah Serpong, Kota Tangerang Selatan. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Seorang pria ditemukan tewas usai terserempet kereta yang melintas di wilayah Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (24/2/2021) malam. 

 

Peristiwa tersebut pun dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Serpong Iptu Luthfi saat dikonfirnasi, Kamis (25/2/2021).  "Iya betul. Korban terserempet kereta," ujarnya kepada TangerangNews.com.

 

Korban yang diketahui bernama Adi Saputra, 29, itu merupakan warga pendatang asal Kelurahan Lembang Jaya, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

 

Peristiwa tersebut, pertama diketahui oleh masinis yang melintas di lokasi, sekitar pukul 19.45 WIB. “Masinis langsung melapor ke saksi yang sedang berjaga shift malam. Ia menginformasikan bahwa KRL yang dikemudikannya telah menyerempet seseorang," tuturnya. 

 

Atas laporan tersebut, saksi beserta petugas kemanan yang berjaga di lokasi pun langsung memeriksa kondisi korban.

 

"Setelah dicek, benar bahwa ada seorang laki-laki yang sudah tergeletak dengan posisi telungkup di pinggir rel kereta dengan kondisi telah meninggal dunia," terangnya. 

 

Lutfhi menjelaskan, korban langsung menhembuskan nafas terakhirnya di lokasi akibat luka yang begitu parah. "Korban mengalami luka lebam di badan dan luka terbuka di kepala," pungkasnya.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

TANGSEL
Sudah Beraksi di 20 Toko di Tangsel, Wanita Muda Penjual Emas Palsu Ditangkap

Sudah Beraksi di 20 Toko di Tangsel, Wanita Muda Penjual Emas Palsu Ditangkap

Jumat, 3 Juli 2026 | 12:16

Seorang wanita berinisial HCTW, 20, ditangkap polisi setelah diduga mencoba menjual emas palsu di sebuah toko emas di kawasan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill