Connect With Us

Anggota Polsek Serpong Dites Urine, Ini Hasilnya

Rachman Deniansyah | Senin, 1 Maret 2021 | 12:41

Sejumlah Anggota Polsek Serpong saat menjalani tes urine dilakukan di Mapolsek Serpong, Tangerang Selatan, Senin (1/3/2021) pagi. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Untuk memastikan seluruh jajarannya tak terlibat dalam kasus narkoba, puluhan Anggota Polsek Serpong diwajibkan melakukan tes urine, Senin (1/3/2021) pagi. 

Setidaknya terdapat 86 personel polisi ikut dalam pemeriksaan yang dilakukan di Mapolsek Serpong, Tangerang Selatan. 

"Pelaksanaan tes urine terhadap puluhan anggota polisi tersebut, dilakukan sebagai upaya melaksanakan Operasi Penegakkan, Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin)," jelas Kapolsek Serpong Kompol Yudi Permadi. 

Pelaksanaan tes urine tersebut dilakukan dengan ketat dan penuh pengawasan. 

"Seluruh personel Polsek Serpong diwajibkan mengikuti tes urine. Satu per satu anggota menyerahkan sampel urinenya kepada petugas," ujarnya. 

Bersyukur, tak ada satupun personel yang dinyatakan positif. Seluruhnya terbebas dari narkoba. 

"Berdasarkan hasil cek urine, seluruhnya kini telah dinyatakan negatif narkoba," terangnya. 

Meski demikian, Yudi tetap mewanti-wanti anggotanya untuk menghindari barang haram tersebut. 

"Saya arahkan kepada personel Polsek Serpong diharapkan anggota dapat menjauhi dan tidak menggunakan Narkoba," pungkasnya. (RAZ/RAC)

HIBURAN
Batik Indra Loka Hadirkan 30 Koleksi Busana Modern di Pendopo Alam Sutera

Batik Indra Loka Hadirkan 30 Koleksi Busana Modern di Pendopo Alam Sutera

Senin, 12 Oktober 2026 | 14:52

Batik Indra Loka memperkenalkan 30 koleksi busana siap pakai (ready-to-wear) melalui Saun Tara Collection Premiere di Pendopo, Living World Alam Sutera, Tangerang.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill