Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam
Kamis, 23 April 2026 | 14:04
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TANGERANGNEWS.com-Fenomena kabel semrawut ternyata masih terlihat di sejumlah sudut perkotaan Tangerang Selatan, seperti yang terjadi di wilayah Kecamatan Ciputat Timur.
Tak tanggung-tanggung, kabel berwarna hitam dengan berbagai ukuran yang menjuntai begitu rendah itu membentang di sepanjang Jalan WR Supratman.
Fenomena itu pun sontak membuat warga sekitar dirundung kekhawatiran. Seperti yang diungkapkan Merry.
Ia menyebut juntaian kabel yang terlihat semrawut tersebut sudah lama terjadi, semenjak dirinya mulai membangun usaha di pinggir jalan itu.
"Udah lama sih ya, selama saya buka toko di sini saja sudah terlihat begitu (semrawut). Di sini saja saya sudah tiga bulan," ujar Merry ditemui di lokasi, Rabu (17/3/2021).
Merry mengungkapkan, kabel yang menjuntai begitu rendah membuatnya merasa khawatir akan keselamatan dirinya dan pengguba jalan.
"Ya merasa terganggu aja gitu untuk keselamatan di lingkungan ini. Iya bahayanya di situ," katanya.
Hal senada juga diungkapkan Arif, 20, mahasiswa UNPAM yang kerap melintasi jalan tersebut.
"Ya ngeri, khawatir pasti bang. Apalagi kita pengguna motor, ngeliat kabel rendah gitu. Apalagi kalau malem, ngeri," ungkapnya.
Ia mengeluh bahwa fenomena itu kerap terjadi lantaran banyaknya kabel yang sudah tak terpakai, dibiarkan begitu saja.
"Ya biasanya itu penyedia provider, wifi gitu. Dia mah kalau sudah enggak dipakai, dibiarin gitu aja. Enggak dibenahi," katanya.
Ia berharap agar kabel semrawut ini dapat segera dibenahi, sebelum memakan korban.
"Harapannya ya pasti biar cepat dibenahin itu diberesin kabel yang begitu (semrawut)," pungkasnya. (RAZ/RAC)
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memberikan uang saku kepada 2.090 jemaah haji asal daerahnya sebesar Rp750.000 per orang untuk bekal saat menjalani ibadah haji di tanah suci Arab Saudi.
Perusahaan perlengkapan olahraga Nike kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 1.400 karyawan di berbagai wilayah operasinya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews