Tokopedia Dikabarkan Bakal PHK Besar-besaran 90 Persen Karyawan
Kamis, 2 Juli 2026 | 12:04
Platform e-commerce Tokopedia dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar.
TANGERANGNEWS.com-Pengelola tempat penginapan harian yang berada di kawasan perumahan mewah Anggrek Loka Serpong, Tangerang Selatan, mengaku tak pernah mendapat protes dari warga sekitar.
Ia mengklaim bahwa tempat penginapan harian yang telah beroperasi bertahun-tahun itu telah berjalan sesuai dengan aturan.
Seperti yang diungkapkan pegawai tempat penginapan M Pavilion Hotel, Riri saat ditemui, Senin (22/3/2021).
"Kami sudah ada sejak 9 tahun lalu kurang lebih. Engga pernah ada warga protes," ungkap Riri.
Ia juga mengklaim telah memiliki izin operasi pariwisata hotel.
"Awal start berdirinya kos-kosan. Tapi kemudian disediakan juga sewa harian. Menurut bos, juga izin lengkap. Kalau Satpol PP lagi razia sampai ke sini juga kok, ngeceknya," imbuhnya.
Hal senada juga diungkapkan Soleh, pegawai Aira Rooms yang juga berada di lokasi sama.
Soleh menyebut bahwa tempat penginapan itu telah beroperasi selama sekitar 5 tahun.
"Sudah lima tahun lebih ini. Enggak pernah ada yang datang mengeluh ke sini," ujar Soleh.
Namun meski begitu, ia mengaku jika lahan parkir yang menjadi salah satu keluhan warga sekitar masih menjadi kekurangan bagi pihaknya.
"Untuk parkir (mobil) di lapangan depan. Motor di halaman sini. Enggak ada sama sekali (keluhan)," kata dia.
Sementara itu, pengelola tempat penginapan lainnya, Hendra menuturkan, pihaknya telah beroperasi sesuai aturan.
Termasuk telah berkoordinasi dengan pengurus lingkungan sejak awal pembangunan gedung.
"Koordinasi dengan pengurus lingkungan pun sejak awal pembangunan kami sudah ditanyakan peruntukannya. Karena disini cukup ketat," tuturnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, sejumlah tempat penginapan harian yang berlokasi di dalam perumahan mewah Anggrek Loka, Serpong, Kota Tangsel, membuat warga sekitar resah.
Warga pun merasa khawatir dan tidak nyaman dengan adanya tempat penginapan harian di tengah perumahan mewah tersebut.
Platform e-commerce Tokopedia dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar.
TODAY TAGRibuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng
Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews