Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Warga di Jalan Sukabakti 1 RT 2 RW 6, Serua Indah, Ciputat, Tangerang Selatan berhasil menggagalkan aksi komplotan rampok bersenjata yang menyasar salah satu rumah Kamis (8/4/2021) kemarin.
Aksi perampokan tersebut, pertama kali diketahui oleh Ketua RT setempat, Mahligai Kencana, 49.

Sebelum melakukan aksi perampokan itu, Mahligai memang telah merasa curiga terhadap para pelaku berjumlah empat orang itu.
"Sebelum beraksi kemarin itu, empat minggu sebelumnya mereka pernah merampok di rumah kosong. Kemudian mereka terekam CCTV," ujar Mahligai di lokasi, Jumat (9/4/2021).
Berbekal dari informasi CCTV itulah, Mahligai telah menghafal ciri-ciri para pelaku. Dia pun langsung mengenali keempatnya, saat pelaku kembali datang ke wilayahnya.
"Sampai dua minggu kemudian rampok ke sini lagi, terus kita ikuti sampai ke daerah Jombang. Benar saja, saat diikuti, para pelaku langsung menyasar salah satu rumah, dengan berdalih menanyakan alamat seseorang," terangnya.

"Pelaku yang satu langsung memegang pagar. Terus langsung saya foto-foto. Saat itu, pelaku sadar, langsung mencoba melarikan diri," kata Mahligai.
Mahligai nekat, dia langsung menangkap salah satu pelaku. Sedangkan ketiga pelaku lainnya melarikan diri.
Saat melakukan penangkapan itu, Mahligai tak sendiri. Ia bersama dua orang saudaranya.
Namun yang tak disangka-sangka, ternyata para pelaku membawa senjata menyerupai pistol.
"Mereka nembak ke arah kami dengan membabi buta. Kalau saya tidak salah, seingat saya ada lebih dari lima tembakan," katanya.

Nahasnya, kata Mahligai, sejumlah butir peluru yang ditembaki para pelaku itu mengenai bahu dan kaki kedua saudaranya itu.
"Saudara saya yang satu kena betis, yang satu lagi kena di bahu," tuturnya.
Atas peristiwa itu, kedua saudaranya pun segera dibawa klinik untuk mendapati perawatan medis. Sedangkan satu pelaku tersebut, digelandang ke Mapolsek Ciputat Timur.
"Alhamdulillah kata dokter lukanya tidak terlalu parah," jelasnya.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGPecinta kuliner di Tangerang dan sekitarnya bersiaplah. Ajang tahunan Tangerang Culinary Day 2026 akan kembali menyapa masyarakat pada Sabtu, 12 September 2026, bertempat di Lapangan Ahmad Yani, Alun-Alun Kota Tangerang.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews