Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah
Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:20
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TANGERANGNEWS.com-Warga di Jalan Sukabakti 1 RT 2 RW 6, Serua Indah, Ciputat, Tangerang Selatan berhasil menggagalkan aksi komplotan rampok bersenjata yang menyasar salah satu rumah Kamis (8/4/2021) kemarin.
Aksi perampokan tersebut, pertama kali diketahui oleh Ketua RT setempat, Mahligai Kencana, 49.

Sebelum melakukan aksi perampokan itu, Mahligai memang telah merasa curiga terhadap para pelaku berjumlah empat orang itu.
"Sebelum beraksi kemarin itu, empat minggu sebelumnya mereka pernah merampok di rumah kosong. Kemudian mereka terekam CCTV," ujar Mahligai di lokasi, Jumat (9/4/2021).
Berbekal dari informasi CCTV itulah, Mahligai telah menghafal ciri-ciri para pelaku. Dia pun langsung mengenali keempatnya, saat pelaku kembali datang ke wilayahnya.
"Sampai dua minggu kemudian rampok ke sini lagi, terus kita ikuti sampai ke daerah Jombang. Benar saja, saat diikuti, para pelaku langsung menyasar salah satu rumah, dengan berdalih menanyakan alamat seseorang," terangnya.

"Pelaku yang satu langsung memegang pagar. Terus langsung saya foto-foto. Saat itu, pelaku sadar, langsung mencoba melarikan diri," kata Mahligai.
Mahligai nekat, dia langsung menangkap salah satu pelaku. Sedangkan ketiga pelaku lainnya melarikan diri.
Saat melakukan penangkapan itu, Mahligai tak sendiri. Ia bersama dua orang saudaranya.
Namun yang tak disangka-sangka, ternyata para pelaku membawa senjata menyerupai pistol.
"Mereka nembak ke arah kami dengan membabi buta. Kalau saya tidak salah, seingat saya ada lebih dari lima tembakan," katanya.

Nahasnya, kata Mahligai, sejumlah butir peluru yang ditembaki para pelaku itu mengenai bahu dan kaki kedua saudaranya itu.
"Saudara saya yang satu kena betis, yang satu lagi kena di bahu," tuturnya.
Atas peristiwa itu, kedua saudaranya pun segera dibawa klinik untuk mendapati perawatan medis. Sedangkan satu pelaku tersebut, digelandang ke Mapolsek Ciputat Timur.
"Alhamdulillah kata dokter lukanya tidak terlalu parah," jelasnya.
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TODAY TAGPetugas Kepolisian akhirnya mengamankan tersangka kasus tabrak lari yang menewaskan seorang tokoh Pramuka asal Tangerang, Herman Sulistyo, 71, alias Kak Herman tahun di Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang pada Minggu 7 Juni 2026
Asthara Skyfront City membuka peluang bisnis baru bagi investor dan pelaku usaha melalui peluncuran The Floritz Gallery.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews