Connect With Us

Perampok Bersenjata di Tangerang Selatan Tembak 2 Warga   

Rachman Deniansyah | Jumat, 9 April 2021 | 13:09

Warga berhasil menangkap pelaku perampokan di Jalan Sukabakti 1 RT 2 RW 6, Serua Indah, Ciputat, Tangerang Selatan. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Warga di Jalan Sukabakti 1 RT 2 RW 6, Serua Indah, Ciputat, Tangerang Selatan  berhasil menggagalkan aksi komplotan rampok bersenjata yang menyasar salah satu rumah Kamis (8/4/2021) kemarin. 

 

Aksi perampokan tersebut, pertama kali diketahui oleh Ketua RT setempat, Mahligai Kencana, 49.

Sebelum melakukan aksi perampokan itu, Mahligai memang telah merasa curiga terhadap para pelaku berjumlah empat orang itu. 

 

"Sebelum beraksi kemarin itu, empat minggu sebelumnya mereka pernah merampok di rumah kosong. Kemudian mereka terekam CCTV," ujar Mahligai di lokasi, Jumat (9/4/2021). 

 

Berbekal dari informasi CCTV itulah, Mahligai telah menghafal ciri-ciri para pelaku. Dia pun langsung mengenali keempatnya, saat pelaku kembali datang ke wilayahnya. 

 

"Sampai dua minggu kemudian rampok ke sini lagi, terus kita ikuti sampai ke daerah Jombang. Benar saja, saat diikuti, para pelaku langsung menyasar salah satu rumah, dengan berdalih menanyakan alamat seseorang," terangnya. 

"Pelaku yang satu langsung memegang pagar. Terus langsung saya foto-foto. Saat itu, pelaku sadar, langsung mencoba melarikan diri," kata Mahligai. 

 

Mahligai nekat, dia langsung  menangkap salah satu pelaku. Sedangkan ketiga pelaku lainnya melarikan diri. 

 

Saat melakukan penangkapan itu, Mahligai tak sendiri. Ia bersama dua orang saudaranya. 

 

Namun yang tak disangka-sangka, ternyata para pelaku membawa senjata menyerupai pistol. 

 

"Mereka nembak ke arah kami dengan membabi buta. Kalau saya tidak salah, seingat saya ada lebih dari lima tembakan," katanya. 

Nahasnya, kata Mahligai, sejumlah butir peluru yang ditembaki para pelaku itu mengenai bahu dan kaki kedua saudaranya itu.

 

"Saudara saya yang satu kena betis, yang satu lagi kena di bahu," tuturnya. 

 

Atas peristiwa itu, kedua saudaranya pun segera dibawa klinik untuk mendapati perawatan medis. Sedangkan satu pelaku tersebut, digelandang ke Mapolsek Ciputat Timur. 

 

"Alhamdulillah kata dokter lukanya tidak terlalu parah," jelasnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Ngantuk Usai Nobar Final Piala Dunia 2026, Pemotor Terjatuh hingga Luka-luka di Flyover Ciputat

Ngantuk Usai Nobar Final Piala Dunia 2026, Pemotor Terjatuh hingga Luka-luka di Flyover Ciputat

Senin, 20 Juli 2026 | 19:30

Sebuah kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Flyover Ciputat, Kota Tangerang Selatan, arah Jakarta, pada Senin 20 Juli 2026, pagi.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill