Connect With Us

Tugu Pamulang Heboh Dihujat Netizen

Rachman Deniansyah | Minggu, 11 April 2021 | 16:14

Tampak Tugu Pamulang tidak selaras dengan designya. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Tugu yang menjadi ikon masyarakat Pamulang, Kota Tangerang Selatan, kini kembali heboh diperbincangkan khalayak umum, termasuk di jagat maya. 

Dinilai tak sesuai ekspektasi, tugu yang terletak di sentral Kecamatan Pamulang itu dibanjiri hujatan para netizen di media sosial, seperti instagram dan twitter. 

Banyak netizen yang berkomentar pedas terkait proyek pembangunan tugu yang kini telah rampung tersebut. Netizen menilai bahwa tugu tersebut sangat jauh dari desain awalnya. 

Kehebohan itu pun turut diunggah oleh akun instagram @lambe_turah, yang diketahui memiliki pengikut hingga 9,4 juta itu. 

Postingan tersebut juga mendapat perhatian dari para netizen dengan membanjiri kolom komentar, yang hingga kini terpantau mencapai 6.919 komentar dan 235.684 orang yang menyukai. 

Berbagai komentar diberikan para netizen, mulai dari yang membenarkan, melawak, hingga berkomentar pedas. 

"Korupsi gagak abis asis," tulis akun bernama @meyou.lovely yang turut disukai oleh 4.393 akun lainnya. 

"PALING KORUP! BIASALAH JALANAN JUGA ANCUR BANYAK BANGET TAPI GAK DI RAPIHIN," tulis akun @andrymanru.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menjelaskan bahwa tugu Pamulang dibangun dan menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Banten. 

	Tugu Pamulang .

"Ya tugu Pamulang itu, yang pertama itu merupakan aset Provinsi Banten. Tugu itu berdiri di Jalan Siliwangi yang merupakan jalan milik Provinsi Banten," ujar Benyamin, Minggu (11/4/2021). 

Ia juga mengakui jika bangunan tugu yang kini telah rampung itu, sangat jauh berbeda dengan desain awalnya. 

"Awalnya dulu, informasi yang saya terima beberapa tahun lalu saat periode kedua awal, itu katanya akan mencerminkan menara Masjid Banten Lama. Tapi setelah jadi, ternyata kaya gitu ya," ucapnya. 

Kini pihaknya tak lagi mendapat konfirmasi begitu saat tugu tersebut rampung dengan kondisi seperti ini. 

Bahkan Pemkot Tangsel pun telah mengajukan perbaikan ataupun renovasi kepada Pemprov Banten saat Musrenbang digelar. Namun hingga kini, belum ada tindak lanjutnya lagi. 

"Saya sudah mintakan ke PU Provinsi Banten untuk dilakukan perbaikan, kalau perlu itu diganti benar-bener dibangun dan diganti sesuai desain awalnya," pungkasnya. (RAZ/RAC)

KAB. TANGERANG
Kebakaran TPA Jatiwaringin Akhirnya Padam, Status Darurat Bencana Belum Dicabut

Kebakaran TPA Jatiwaringin Akhirnya Padam, Status Darurat Bencana Belum Dicabut

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:27

Kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin akhirnya padam, setelah petugas pemadam berjibaku memadamkan api selama 10 hari sejak Selasa 30 Juni 2026.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

KOTA TANGERANG
Warga Kota Tangerang Diimbau Tidak Bakar Sampah saat Kemarau, Diancam Denda Rp50 Juta

Warga Kota Tangerang Diimbau Tidak Bakar Sampah saat Kemarau, Diancam Denda Rp50 Juta

Jumat, 10 Juli 2026 | 20:20

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill