Connect With Us

Purna Tugas, Saat Tinggalkan Pusat Pemerintah Airin Bikin Baper Warga Tangerang Selatan 

Rachman Deniansyah | Selasa, 20 April 2021 | 20:43

Airin Rachmi Diany meghadiri kegiatan terakhir bertugas sebagai Wali Kota yang berlokasi di gedung Pusat Pemerintah Kota Tangerang Jalan Maruga Raya, Ciputat, Selasa (20/4/2021) sore. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Langkah kaki Airin Rachmi Diany meninggalkan gedung Pusat Pemerintah Kota Tangerang di  Jalan Maruga Raya, Ciputat, pada Selasa (20/4/2021) sore tidak seperti biasanya.

Rupanya, hari itu dia terakhir bertugas sebagai Wali Kota.  Wanita berparas cantik itu dilepas dengan deraian air mata. Dia tidak sendiri meninggalkan Tangerang Selatan yang selama satu dekade dipimpin oleh dia, di sisi kanan kiri tampak Tubagus Ghifari Al Chusaeri Wardana  dan Ratu Ghefira Marhamah Wardana, putra puterinya. 

Langkah perpisahan Airin juga turut disaksikan dan diantarkan oleh seluruh lapisan mulai dari jajaran pemerintahan, Forkopimda, organisasi masyarakat (ormas), hingga lapisan masyarakat.

Mereka ikut menemani Airin langkah demi langkah, hingga menuju mobil pribadinya.

Tak ada kata lain yang dia ucapkan dalam momen tersebut, yaitu selain ungkapan terimakasih kepada seluruh lapisan atas dukungan selama dirinya menjabat selama dua periode. Namun, bukan Airin kalau kata-katanya enggak bikin baper. Dia bilang, sebagai pemimpin, dirinya masih banyak kekurangan. 

 

"Sebagai manusia tentu jauh dari sempurna. Tapi inilah Airin yang hanya punya niat untuk membangun dan menata Kota Tangsel menjadi rumah dan kota kita bersama. Terimakasih," pungkasnya.

Sebelumnya Airin mengatakan, pertama dirinya pasti bersyukur kepada Allah sudah memberikan kemudahan, perlindungan, dan semuanya. “Terimakasih kepada Pak Ben yang selama ini telah mendampingi saya dan seluruh jajaran SKPD lainnya yang dengan kekompakan, kolaborasi dan Forkopimda yang lainnya," ungkap Airin. 

"Terimakasih buat Ghifari dan Ghefira, anak anak saya yang selalu menjadi inspirasi saya. Juga kedua orang tua saya dan keluarga saya. Dan terimakasih kepada masyarakat Kota Tangsel yang selalu mendoakan dan memahami segala kekurangan saya. Mudah-mudahan silaturahmi tidak berhenti di hari ini saja. Semoga kita diberikan umur panjang agar kita bisa bersilahturahmi di acara dan tempat yang lain. Walaupun bukan dengan jabatan saya sebagai wali kota," ujarnya. 

Dalam perpisahan akhirnya itu, Airin berharap agar pembangunan dan penataan Kota Tangsel dapat terus berjalan dan bermanfaat bagi masyarakat. 

"Semoga apa yang kami lakukan hari ini bisa memberi manfaat dan bisa membuat pondasi yang baik bagi proses pembangunan dan penataan kota Tangsel sebagai rumah, kota kita bersama," tuturnya. (RED/RAC)

BANTEN
40 Tahun Warga Cimanggu Pandeglang Lewati Jalan Rusak, Gubernur Banten Janjikan Perbaikan Tahun Ini

40 Tahun Warga Cimanggu Pandeglang Lewati Jalan Rusak, Gubernur Banten Janjikan Perbaikan Tahun Ini

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:11

Kondisi infrastruktur yang memprihatinkan di pelosok Banten kembali mendapat perhatian serius. Selama 40 tahun lamanya, warga Kampung Buluh, Desa Cijaralang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, harus merasakan sulitnya beraktivitas

BANDARA
Spesifikasi Pesawat Airbus A380 Emirates yang Sempat Singgah ke Bandara Soekarno-Hatta, Bisa Terbang 15.000 Km Nonstop

Spesifikasi Pesawat Airbus A380 Emirates yang Sempat Singgah ke Bandara Soekarno-Hatta, Bisa Terbang 15.000 Km Nonstop

Senin, 10 Agustus 2026 | 12:55

Maskapai Emirates memiliki salah satu pesawat komersial terbesar di dunia, yakni Airbus A380 yang pada Sabtu, 8 Agustus 2026, lalu, sempat mendarat di Bandara Soekarno-Hatta

SPORT
Paramount Petals Cup 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Curug 

Paramount Petals Cup 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Curug 

Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:13

Perayaan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Curug tahun ini tidak hanya diwarnai kegiatan seremonial. Tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet muda melalui gelaran Paramount Petals Cup 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill