Connect With Us

Sudah Buat Dosa, PSK Online di Green Lake Tangerang Selatan Ditikam Sadis

Rachman Deniansyah | Kamis, 22 April 2021 | 17:49

| Dibaca : 36738

Pelaku Djody Cahyadi, 28, saat diringkus Polres Tangsel terkait pembunuhan wanita pekerja seks komersial (PSK) online, Kamis (22/4/2021). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sungguh perbuatan pria hidung belang bernama Djody Cahyadi, 28, sangat bejat. Selain bayarannya kurang, dia juga menikam wanita pekerja seks komersial (PSK) online yang disewanya di salah satu unit kamar Apartemen Green Lake View, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (14/4/2021) lalu. 

Parahnya lagi, tersangka yang merupakan seorang sekuriti salah satu perumahan itu menikam korbannya selepas bermain. 

Kapolres Tangsel AKBP Iman Imanuddin menuturkan, kejadian itu menimpa seorang wanita PSK  M, 27.

Bermula saat tersangka dan korban bertemu dan menjalin kesepakatan di salah satu aplikasi. 

"Pelaku satu orang. Bermula dari pelaku memesan korban melalui aplikasi Mi-Chat. Kemudian mereka berhubungan," ujar Iman di Mapolres Tangsel, Kamis (22/4/2021). 

Namun, diluar dugaan si korban, tersangka berkepala plontos itu justru melanggar kesepakatan harga. Ia tidak membayar sesuai perjanjiannya, yakni Rp300 ribu. 

Tersangka hanya membayar setengahnya sebesar Rp150 ribu. Alasannya, karena tak mempunyai uang. 

"Ternyata dibayar tidak sesuai kesepakatan. Lalu terjadi keributan.  Terjadilah penusukan atau penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku," jelas Iman. 

Perbuatan bejat tersebut, kata Iman, ternyata telah direncanakan sebelumnya. Tersangka telah menyiapkan sebilah pisau untuk melakukan penikaman tersebut. 

"Pisau sudah dipersiapkan oleh tersangka. Tapi itu awalnya, menurut tersangka hanya untuk menakut-nakuti saja. Tapi pada saat kejadian dia gunakan untuk menusuk korban," terang Iman. 

Tak tanggung-tanggung, penikaman oleh tersangka kepada wanita yang disewanya itu dilakukan sebanyak belasan kali.

"Korban mengalami luka 14 tusukan, diantaranya di dada dan perut. Tapi tidak mengenai bagian tubuh vital. Sehingga korban masih bisa mendapat perawatan," katanya. 

Atas hal yang menimpanya itu, M yang telah digauli oleh tersangka tersebut pun dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis. 

"Korban dilarikan ke rumah sakit. Saat ini masih dalam perawatan di RSUD Tangerang. Enggak kritis masih stabil," tuturnya. 

Iman mengatakan, kejahatan tersangka tak berhenti sampai disitu.

Saat melarikan diri, sempat-sempatnya tersangka juga membawa kabur ponsel milik korbannya. 

Dengan demikian, maka tersangka dikenakan pasal berlapis. Ia diancam dengan hukuman mencapai 12 tahun penjara. (RED/RAC)

NASIONAL
Ini Respon Cepat KPCPEN Sikapi Kondisi Peningkatan Kasus COVID-19

Ini Respon Cepat KPCPEN Sikapi Kondisi Peningkatan Kasus COVID-19

Senin, 21 Juni 2021 | 14:37

TANGERANGNEWS.com-Presiden Joko Widodo menerima laporan beberapa wilayah kini memiliki bed occupancy rate (BOR) untuk rumah sakit khusus pasien Covid -19 sudah berada di atas 70 persen

WISATA
Menikmati Rasa Roti Gambang Seperti Bernostalgia di Tangerang 

Menikmati Rasa Roti Gambang Seperti Bernostalgia di Tangerang 

Sabtu, 19 Juni 2021 | 14:43

TANGERANGNEWS.com-Roti Gambang yang merupakan makanan khas Betawi ini, ternyata popular di Tangerang

TEKNO
Tamagotchi, Mainan Tahun 90-an Kembali Hadir Dalam Bentuk Smartwatch

Tamagotchi, Mainan Tahun 90-an Kembali Hadir Dalam Bentuk Smartwatch

Minggu, 20 Juni 2021 | 11:38

TANGERANGNEWS.com-Tamagotchi, salah satu game konsol hewan peliharaan digital yang sempat populer tahun 90-an kembali hadir. Bandai Namco, perusahaan induk Tamagotchi telah berhasil menjual lebih

BISNIS
Intip Isi Kotak 4 Produk AIoT Baru Realme

Intip Isi Kotak 4 Produk AIoT Baru Realme

Selasa, 15 Juni 2021 | 15:14

TANGERANGNEWS.com-Realme, brand smartphone favoritnya anak muda kembali menjadi trendsetter industri teknologi dengan produk-produk unggulan yang mengedepankan inovasi untuk hidup yang lebih cerdas

"Jangan tertipu oleh orang yang membaca Al Quran. Tapi lihatlah kepada mereka orang yang perilakunya senantiasa sesuai dengan Al Quran"

Umar bin Khattab