Connect With Us

VIDEO: Diduga Babi Ngepet Ditangkap di Perbatasan Tangerang Selatan 

Dena Perdana | Selasa, 27 April 2021 | 14:05

Diduga babi ngepet yang tertangkap warga di Kebun milik Suratiyo di Kampung Bedahan RT 02/04, Selasa (27/4/2021). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Diduga babi ngepet, warga tangkap ramai-ramai pada Selasa (27/4/2021) pukul 09.00 WIB di perbatasan Tangerang Selatan yakni Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok. Babi tersebut dilaporkan ditemukan di Kebun milik Suratiyo di Kampung Bedahan RT 02/04.

Kondisi babi saat di tangkap,jenis babi hutan, berwarna hitam, sebesar anjing dewasa, memakai kalung kayu berwarna hitam berbentuk tasbeh dan memakai ikat dikepala berwarna merah. Yang kemudia belakangan babi disebut warga mengecil. “Warga yang menangkap Babi itu dengan cara bugil atau telanjang yakni sekitar lima orang,” kata Iyan Herdiansyah warga setempat. 

Kronologis penangkapannya, yakni sekitar Maret 2021 lalu, warga di lingkungan RW 04 banyak yang kehilangan uang dan kejadiannya setiap malam Selasa dan malam Sabtu.

Sebulan lalu warga melihat babi dan di tangkap selalu hilang. Kemudian tokoh masyarakat atau tokoh Agama di sekitar melakukan pertemuan dan berupaya untuk menangkap dengan cara melakukan wirid.

Kemudian, Senin 26 April 2021 sekitar jam 22.30 WIB, warga mempersiapkan diri dan pada jam 24.00. 

Terlihat terdapat tiga orang menggunakan motor matic, satu orang turun menggunakan jubah menuju ke TKP kebun milik Suratiyo dengan berjalan kaki. Konon tak menapakkan kaki di tanah. 

Kemudian orang berjubah tersebut duduk dan setelah di tunggu selama 1,5 jam orang tersebut berubah menjadi babi hutan, warna hitam , menggunakan kalung dengan ikat kepala merah. 

Setelah menjadi manusia, babi itu berlari kesana kemari. Lalu warga mengepungnya, babi berhasil di tangkap dengan menggunakan sorban berwarna hijau  milik Heri dan Iwan. (RED/RAC)

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom)

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

TEKNO
Kompetisi Robotik Nasional Digelar di Tangerang, Kemenpora Tekankan Penguatan Daya Saing Digital Generasi Muda

Kompetisi Robotik Nasional Digelar di Tangerang, Kemenpora Tekankan Penguatan Daya Saing Digital Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:41

Kompetisi teknologi bidang coding dan robotik, Codero National Competition (CNC) 2026 digelar di Mall @ Alam Sutera, Tangerang, selama 24–25 Oktober 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill