Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi
Senin, 19 Oktober 2026 | 20:44
Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
TANGERANGNEWS.com-Raut wajah penuh penyesalan tampak terpancar dari wajah SI, 27, ibu muda di Tangerang Selatan yang tega menggugurkan buah hatinya di dalam kandungannya.
Namun, penyesalan itu kini sudah tak berarti. Perbuatan yang dilakukannya tanpa berpikir panjang itu, telah menjadikan dirinya sendiri sebagai tersangka.
Buah hati yang masih berusia enam bulan dalam kandungannya itu, digugurkan SI dengan sengaja di dalam toilet karyawan di salah satu pusat perbelanjaan di wilayah Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Selasa (27/4/2021) lalu.
Usai ditangkap di kediaman orang tuanya yang berlokasi di wilayah Ciputat, Tangerang Selatan, SI baru mengaku telah menggugurkan anak keduanya itu dengan menenggak obat penggugur bayi.
"Yang bersangkutan masih dalam proses penyidikan dengan modus menggunakan obat yang dibeli online dan kemudian diminum untuk menggugurkan kandungannya," ujar Kapolres Tangsel AKBP Iman Imanuddin di Mapolres Tangsel, Selasa (4/5/2021).
Baca Juga :
Ternyata, obat yang diminumnya itu sengaja dibeli olehnya, dari salah satu lapak jual beli berbasis daring atau online.
"Hasil penyidikan ditemukan bahwa tersangka melakukan hal tersebut dengan mengkonsumsi obat yang di beli secara online di salah satu marketplace seharga Rp1,5 juta," tutur Iman.
"Jenazah berdasarkan hasil visum yaitu berusia enam bulan kandungan. Tersangka melakukan hal tersebut, karena alasan ekonomi khawatir tidak mampu menafkahi anaknya," terang Iman.
"Tersangka sudah berkeluarga dan dikaruniai anak umur empat tahun. Pekerjaan suami ojek online," imbuhnya.
Saat ini, SI pun tak lepas dari rasa bersalahnya. Ia terus menunduk menyesali perbuatannya.
Sebelumnya diberitakan, perbuatan bejat SI baru diketahui saat terdapat salah satu karyawan mal sedang membersihkan toilet dan memilah sampah.
Jasad bayi berjenis kelamin perempuan itu, ditemukan di dalam tempat sampah dengan terbungkus plastik berwarna hitam. (RED/RAC)
Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
TODAY TAGInsiden kebakaran hebat yang melanda kawasan industri di Jalan Industri Raya VIII, Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang menghanguskan sekitar sembilan gudang, pada Selasa 20 Oktober 2026.
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews