Tes Pegawai Kopdes Merah Putih Dikeluhkan Peserta, BKN Sebut Banyak yang Panik
Minggu, 10 Mei 2026 | 14:28
Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.
TANGERANGNEWS.com-Raut wajah penuh penyesalan tampak terpancar dari wajah SI, 27, ibu muda di Tangerang Selatan yang tega menggugurkan buah hatinya di dalam kandungannya.
Namun, penyesalan itu kini sudah tak berarti. Perbuatan yang dilakukannya tanpa berpikir panjang itu, telah menjadikan dirinya sendiri sebagai tersangka.
Buah hati yang masih berusia enam bulan dalam kandungannya itu, digugurkan SI dengan sengaja di dalam toilet karyawan di salah satu pusat perbelanjaan di wilayah Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Selasa (27/4/2021) lalu.
Usai ditangkap di kediaman orang tuanya yang berlokasi di wilayah Ciputat, Tangerang Selatan, SI baru mengaku telah menggugurkan anak keduanya itu dengan menenggak obat penggugur bayi.
"Yang bersangkutan masih dalam proses penyidikan dengan modus menggunakan obat yang dibeli online dan kemudian diminum untuk menggugurkan kandungannya," ujar Kapolres Tangsel AKBP Iman Imanuddin di Mapolres Tangsel, Selasa (4/5/2021).
Baca Juga :
Ternyata, obat yang diminumnya itu sengaja dibeli olehnya, dari salah satu lapak jual beli berbasis daring atau online.
"Hasil penyidikan ditemukan bahwa tersangka melakukan hal tersebut dengan mengkonsumsi obat yang di beli secara online di salah satu marketplace seharga Rp1,5 juta," tutur Iman.
"Jenazah berdasarkan hasil visum yaitu berusia enam bulan kandungan. Tersangka melakukan hal tersebut, karena alasan ekonomi khawatir tidak mampu menafkahi anaknya," terang Iman.
"Tersangka sudah berkeluarga dan dikaruniai anak umur empat tahun. Pekerjaan suami ojek online," imbuhnya.
Saat ini, SI pun tak lepas dari rasa bersalahnya. Ia terus menunduk menyesali perbuatannya.
Sebelumnya diberitakan, perbuatan bejat SI baru diketahui saat terdapat salah satu karyawan mal sedang membersihkan toilet dan memilah sampah.
Jasad bayi berjenis kelamin perempuan itu, ditemukan di dalam tempat sampah dengan terbungkus plastik berwarna hitam. (RED/RAC)
Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.
TODAY TAGWali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menargetkan sebanyak 329 unit rumah warga akan dibedah sepanjang 2026. Jumlah tersebut berdasarkan hasil seleksi dari tingkat urgensi di lapangan.
Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews