Connect With Us

Virus Corona Varian Baru Asal India Ditemukan di Tangsel, 2 Warga Terinfeksi

Rachman Deniansyah | Kamis, 6 Mei 2021 | 13:18

Ilustrasi Positif Virus Corona (Covid-19). (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNNEWS.com-Pemerintah Provinsi Banten mengkonfirmasi adanya temuan kasus virus corona varian baru asal India, salah satunya teridentifikasi ditemukan di wilayah Tangerang Selatan. 

 

Hal demikian dijelaskan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji saat dikonfirmasi awak media, Kamis (6/5/2021). 

 

Menurutnya, untuk di wilayah Tangsel, terdapat dua kasus penularan virus corona varian baru asal India. 

 

"B.1.6.1.7 strain India (2 kasus), warga Perum Pondok Jagung, Serpong Utara, Tangsel," tuturnya. 

 

Sementara itu, untuk kasus lainnya terdapat di wilayah Kabupaten Tangerang. 

 

"(Infeksi) B.1.1.7 strain UK  (1 kasus), alamat Kampung Klutuk, Mekar Baru, Kabupaten Tangerang," ujarnya. 

 

Atas hal itu, ketiganya kini pun tengah menjalani masa perawatan intensif dengan pengawasan Satuan Gugus Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19.

 

Ati mengatakan, pihaknya kini juga telah melakukan pelacakan kasus dengan memeriksa seluruh orang yang pernah kontak erat dengan ketiga pasien tersebut. 

 

"Sudah dilakukan follow tracing pada kontak erat terkait dua strain tersebut. Untuk memastikan penularan lebih lanjut dengan pengambilan sampel kontak," pungkasnya.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill