Connect With Us

Kasus Penganiayaan Anak Terungkap Hitungan Jam, Polres Tangsel Dibanjiri Apresiasi dari Masyarakat

Rachman Deniansyah | Jumat, 21 Mei 2021 | 23:35

Karangan bunga yang dikirim oleh kumpulan warga masyarakat Kelurahan Cipayung, Kecamatan Ciputat. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah karangan bunga satu persatu terlihat mulai berdatangan, berjajar memenuhi di lapangan Mapolres Tangerang Selatan, Jumat (21/5/2021). 

Karangan bunga tersebut, diketahui dikirim oleh sejumlah lapisan. Mulai dari masyarakat, sejumlah komunitas, hingga pihak swasta. 

Seperti salah satunya, karangan bunga warna-warni yang dikirim oleh kumpulan warga masyarakat Kelurahan Cipayung, Kecamatan Ciputat.

Karangan bunga tersebut menjadi bentuk penghargaan bagi Polres Tangsel yang telah berhasil mengungkap kasus penganiayaan terhadap anak, yang sempat viral di media sosial. 

Pasalnya, kasus penganiayaan yang dilakukan oleh bapak kandungnya itu, berhasil diungkap oleh jajaran Polsek Serpong dan Polres Tangerang Selatan dalam hitungan jam. 

Melihat banjirnya apresiasi yang diberikan masyarakat kepada pihaknya itu, Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Imanuddin mengaku terkejut. 

"Saya juga kaget ya kenapa banyak karangan bunga sampai ke sini, tapi itu suatu kebahagiaan bagi kami dari jajaran Polres Tangsel," ungkap Iman. 

Penghargaan itu, kata Iman, merupakan sebuah amanah dari masyarakat. 

"Artinya ada suatu apresiasi dari masyarakat. Dan ini juga menjadikan beban bagi kami untuk terus menjaga konsistensi dan kontinyuitas dari prestasi yang sudah dihadirkan oleh jajaran polres Tangsel, baik itu satreskrim beserta jajaran polsek," tuturnya.

Dengan apresiasi itu, kata Iman, seyogyanya juga dapat dijadikan sebagai bahan introspeksi bagi jajarannya. 

"Supaya bisa terus meningkatkan kinerja kami dan terus berinovasi untuk kebaikan dan menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Tangerang Selatan," kata Iman. 

"Prestasi ini tentu harus terus dijaga, dan apresiasi ini akan menjadi suatu daya dorong bagi kami untuk inovasi," pungkasnya.(DBI/RAC)

KOTA TANGERANG
Pengedar Etomidate Diringkus Polisi saat Mau Transaksi di Pinggir Jalan Karang Tengah, 30 Cartridge Disita

Pengedar Etomidate Diringkus Polisi saat Mau Transaksi di Pinggir Jalan Karang Tengah, 30 Cartridge Disita

Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:03

Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan dugaan peredaran puluhan cartridge berisi zat obat bius keras berjenis etomidate.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill