Connect With Us

Begini Keseharian MDS Sebelum Ditangkap Polisi Lantaran Ancam Kurir 

Rachman Deniansyah | Rabu, 26 Mei 2021 | 17:50

Kediaman pria berinisial MDS yang viral lantaran mengamuk hingga mengancam seorang kurir pengantar barang dengan sebilah pedang di Kampung Benying RT 01 RW 03, Serua, Ciputat, Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Penangkapan pria berinisial MDS yang viral lantaran mengamuk hingga mengancam seorang kurir pengantar barang dengan sebilah pedang di Kampung Benying RT 01 RW 03, Serua, Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa (25/5/2021) malam, sontak membuat warga sekitar terkejut.

Pasalnya, pria yang kesehariannya berprofesi sebagai penjual ayam ungkep keliling tersebut dikenal sebahai pribadi yang baik. 

Seperti yang diungkapkan oleh salah satu tetangganya bernama Riyanti, 30 saat dijumpai di sekitar rumah MDS, Selasa (26/5/2021).

"Orang baik sama tetangga baik, enggak pernah ada masalah. Lagi apes aja kali. Dia bahkan kalau dagang ayam enggak habis sering dikasih ke tetangganya," ucap Riyanti di lokasi. 

Atas hal itu, Riyanti dan warga lainnya pun mengaku kaget dengan adanya kabar atas penangkapan MDS yang telah menetap selama kurang lebih tiga tahun itu.

Baca Juga :

"Kaget banget. Kasihan, tapi gimana lagi kita enggak bisa menolong," tuturnya. 

Ia merasa kasihan dengan MDS. Pasalnya saat penangkapan itu, MDS meninggalkan istri dan anaknya yang masih kecil.

"Makanya enggak nyangka, kasihan. Dia anaknya total ada empat. Anaknya masih kecil-kecil," katanya.

Pantauan TangerangNews.com, rumah MDS kini terlihat sepi. Tidak terlihat aktivitas yang menonjol. Namun warga sekitar, terlihat masih kaget dengan peristiwa yang terjadi pada Selasa (25/5/2021) malam itu.

Sebelumnya diberitakan, pria berinisial MDS diciduk polisi lantaran telah mengamuk hingga mengancam seorang kurir ekspedisi dengan sebilah pedang.

Emosinya tersulut ketika barang yang telah dipesan olehnya itu kosong. Ia merasa tertipu, dan akhirnya menjadikan seorang kurir ekspedisi itu sebagai tumbalnya. 

MDS pun memarahinya, hingga terpancing untuk mengancamnya dengan sebilah pedang. 

Kurir yang merasa tak terima pun langsung melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib.

Tak berselang lama,MDS pun langsung diciduk aparat Kepolisian Polsek Ciputat Timur. (RED/RAC)

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

TANGSEL
Warga Keranggan Tangsel Kekeringan, Pemkot Salurkan 4.000 Liter Air Bersih

Warga Keranggan Tangsel Kekeringan, Pemkot Salurkan 4.000 Liter Air Bersih

Kamis, 9 Juli 2026 | 16:11

Cuaca panas ekstrem yang terjadi wilayah Kota Tangserang Selatan (Tangsel) dan sekitarnya, mulai mengakibatkan kekeringan.

BANTEN
Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:44

PT PLN (Persero) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan yang terintegrasi dengan pengelolaan ruang laut.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill