Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Astura seorang wanita muda penjual es buah di depan kompleks perumahan Serpong Park, Lengkong Wetan, Serpong, Kota Tangerang Selatan diduga menjadi korban hipnotis. Motornya raib digondol seorang pria paruh baya, hanya dengan menyampaikan hal yang sederhana.
“Jadi teman saya ini sedang jualan es buah, terus ada bapak-bapak mendekati dia. Pelaku itu bilang kalau motor teman saya ini enggak bisa di stater. Lalu si bapak pelaku ini minta kunci motor. Anehnya, teman saya memberikan begitu saja, kemudian baru tersadar beberapa menit kemudian, bahwa motornya dicuri pelaku,” kata Andrie Fitri, rekan Astura kepada TangerangNews.com, hari ini.

Atas peristiwa yang terjadi pada Jumat 28 Mei 2021 tersebut, Astura akhirnya melaporkan ke Polsek Serpong kemarin sore. Baca Juga : Ini Kronologis Kata Korban Hipnotis di Karawaci Tangerang
Dia berharap motor Honda Beat dengan nomor polisi B 4505 NLJ dapat kembali menjadi miliknya. “Sudah dilaporkan ke Polsek Serpong,” katanya.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGKawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) Banten memberikan apresiasi terhadap kondisi kerukunan umat beragama di Kabupaten Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews