KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Sebuah video berisi rekaman pengemudi ojek online (ojol) yang cekcok dengan satpam beredar di sosial media.
Peristiwa itu diduga dipicu masalah cuci tangan sebagai protokol kesehatan di Kompleks The Icon, Desa Sampura, Kecamatan Cisauk, Tangerang Selatan, Jumat (28/5/2021).
Dari rekaman CCTV terlihat satpam perumahan mengeluarkan gesture yang meminta pengemudi ojol untuk mencuci tangan dulu sebelum masuk perumahan tersebut.
Namun si pengemudi ternyata malah mendekati satpam dan turun dari motornya seolah-olah menantang. Akhirnya satpam tersebut memukul pengemudi ojek hingga terjadi perkelahian.
Peristiwa itu dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Cisauk Iptu Margana. Menurutnya perselisihan tersebut berawal dari ojol yang menolak disuruh cuci tangan dengan alasan sudah membawa hand sanitizer.
"Dia (ojol) ini turun dari motor dengan raut muka seperti orang marah, seperti mau nonjok satpam itu. Nah, satpam justru mukul dia," ujar Margana, seperti dikutip dari Detikcom, Minggu (30/5/2021).
Pemukulan tersebut kemudian dilerai oleh satpam lainnya. Korban yang merasa dirugikan kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polsek Cisauk. (RAZ/RAC)
View this post on Instagram
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGMusim kemarau mulai memicu penyusutan signifikan pada debit air Sungai Cisadane. Kondisi ini turut berimbas langsung terhadap penurunan kualitas air baku yang selama ini diandalkan untuk pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat Kota Tangerang.
PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Banten memastikan pasokan listrik tetap andal selama Danantara Housing Expo 2026 yang berlangsung di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews