Connect With Us

UPJ Bintaro Gandeng eduCLaas Lithan Singapore Kembangkan Talenta Digital Glocal

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 1 Juni 2021 | 10:16

Tampak satu unit gedung Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) Kota Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) bekerja sama dengan Lithan Academy Singapore dalam penyelenggaraan S1 kelas internasional program studi sistem informasi. 

Kerja sama ini telah ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MOA) di kampus UPJ Bintaro, Kota Tangerang Selatan. 

Rektor UPJ Leenawaty Limantara mengatakan, UPJ terus bergegas untuk menjadi universitas terkemuka di bidang studi tentang perkotaan. UPJ telah mampu membuktikan diri sebagai universitas yang mengutamakan penyelenggaraan pendidikan yang unggul dan berkualitas.

Terbukti dengan diraihnya peringkat 92 dalam Pemeringkatan Perguruan Tinggi oleh Kemdikbud ditahun 2020 dan menjadikan UPJ Bintaro sebagai universitas termuda di deretan 100 Besar universitas yang unggul di Indonesia.

 “UPJ tengah mengembangkan sepuluh program studi yang ada dikampus kami, termasuk mempersiapkan diri untuk membuka program pascasarjana. Dengan adanya kerjasama UPJ dan Lithan Singapore yang ditandatangani pada 24 Mei lalu, akan menjadi salah satu kunci penting dalam pengembangan UPJ yang optimal dan berharap ini akan menjadi sebuah kerjasama yang berkelanjutan,” ujarnya Selasa, 1Juni 2021. 

Tampak satu unit gedung Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) Kota Tangerang Selatan.

Founder dari eduCLaaS’s Founder yang juga CEO Lithan Singapore Mr Leslie Loh menyambut baik kerjasama UPJ Bintaro untuk bergabung dengan platform Pan-Asia eduCLaaS.

Pihaknya menciptakan talenta digital Glocal yakni Global namun Lokal yang siap untuk tumbuh dalam ekonomi digital pasca-Covid-19.

“Program dengan orientasi kelas yang bersifat tradisional sangatlah memakan waktu dengan biaya yang tinggi, baik bagi mahasiswa dan juga bagi penyelenggara, yaitu perguruan tinggi. Akselerasi keterampilan digital terintegrasi dari Lithan, yaitu program yang kami sebut ClaaS dengan bimbingan transformasi memberikan peningkatan keterampilan digital dengan transformasi digital,” paparnya.

Untuk diketahui Lithan Academy Singapore adalah lembaga pelatihan yang sudah terakreditasi dan didukung oleh berbagai departemen di dalam Kementerian Pendidikan Singapura.

Lithan telah tersertifikasi EduTrust yang dikeluarkan oleh Council for Private Education (CPE) dan Centre for Continuous Education and Training (CET) dibawah SkillsFuture (SSG) Singapura. Lithan juga merupakan lembaga training internasional yang sudah terakreditasi Pearson dari Inggris.

Sedangkan eduCLaaS Pte Ltd adalah divisi internasional dari Lithan Singapore yang menyelenggarakan program Pan-Asia eduCLaaS yang menghubungkan antara Mahasiswa, pekerja bidang IT, perusahaan, pemberi kerja dan institusi Perguruan Tinggi untuk program digital upskilling, digital career progression, digital transformation, dan agile workforce development.

Lithan dan eduCLaaS sendiri telah memiliki lebih dari 30,000 peserta didik dan bekerja sama dengan 2000 perusahaan dalam jaringan kerjasama Lithan dilebih dari 50 kampus di Asia. (RED/RAC)

TEKNO
Saldo Tiba-tiba Habis? Kenali Penipuan Modus Wallet Drainer dan Cara Pencegahannya

Saldo Tiba-tiba Habis? Kenali Penipuan Modus Wallet Drainer dan Cara Pencegahannya

Selasa, 20 Januari 2026 | 16:13

Kasus saldo kripto yang mendadak terkuras tanpa disadari semakin sering terjadi. Salah satu penyebab yang kini banyak digunakan penipu adalah wallet drainer, alat berbahaya yang mampu menguras aset kripto hanya lewat satu persetujuan transaksi.

TANGSEL
Tekan Tumpukan Sampah, Pemkot Tangsel Sebar Tong Komposter di Seluruh Pasar Tradisional

Tekan Tumpukan Sampah, Pemkot Tangsel Sebar Tong Komposter di Seluruh Pasar Tradisional

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:47

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menempatkan tong komposter di sejumlah pasar tradisional guna mengurangi penumpukan sampah organik seperti sisa sayur dan buah.

KAB. TANGERANG
Total Ada 29,5 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Gagal Panen Gegara Banjir

Total Ada 29,5 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Gagal Panen Gegara Banjir

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:20

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang mencatat ada sebanyak 29,5 hektare area persawahan di daerahnya yang gagal panen akibat terendam banjir.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill