Connect With Us

Bendahara Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah, Ini Langkah KONI Tangsel

Rachman Deniansyah | Senin, 7 Juni 2021 | 13:46

Bendahara Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang Selatan, Suharyo memakai rompi berwarna pink tersangka dalam kasus korupsi dana hibah, Jumat, 4 Juni 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang Selatan akan segera melakukan rapat khusus, menyusul dengan adanya kasus korupsi yang ada di organisasinya. 

Sekretaris Umum KONI Kota Tangsel, Mulyono menjelaskan rapat khusus tersebut dilakukan guna memutuskan nasib Suharyo, bendahara umumnya yang kini telah ditetapkan menjadi tersangka atas kasus korupsi dana hibah 2019.

"Kalau untuk Pak Suharyo, kita dari BPH (Badan Pengurus Harian) intinya akan rapat dulu menyangkut masalah kasus seperti ini (korupsi). Apakah akan seperti apa," ujar Mulyono saat dihubungi awak media, Senin, 7 Juni 2021.

Menurut Mulyono, secara administrasi Suharyo kini masih tercatat sebagai Bendahara Umum di tubuh KONI Tangsel.

"Secara administrasi iya masih. Tapi kan ini belum rapatkan. Kan baru hari Jumat  (ditetapkan tersangkanya). Kalau aktif sih enggak karena memang sudah di sana (ditahan) kan. Tapi secara SK dari provinsi. Karena kita belum melapor ke Provinsi, masih tetap nama dia," terang Mulyono.

Mulyono menyatakan rapat tersebut akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

Baca Juga :

"Saat ini saya sedang koordinasi sama teman-teman menyikapinya, maksudnya kita rapat BPH. Karena tidak diputuskan beberapa orang saja. Harus minimal BPH itu rapat 60 persen, atau 50+1 (jumlah peserta rapat)," jelasnya.

Dalam rapat itu, ia bersama pengurus lain akan memutuskan nasib Suharyo. Jika memang nanti ia harus diganti, maka para pengurus juga harus menentukan penggantinya.

"Otomatis Pak Suharyo akan diganti nanti. Cuma pergantiannya melalui mekanisme yang benar. Sesuai anggaran rumah tangga KONI. Yang kedua juga harus koordinasi sama KONI Provinsi juga pasti.  Yang ketiga kita juga rapat pleno, gimana ini? Apakah Wakil Bendahara 1 nanti naik sebagai pengganti, kesepakatan aja nanti di pleno," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangsel telah menetapkan Bendahara Umum KONI Tangsel Suharyo sebagai tersangka kasus korupsi dana hibah tahun anggaran 2019.

Suharyo terbukti telah melakukan penyelewengan dana hibah, dengan memanipulasi laporan penanggung jawaban dengan nilai fantastis, hingga Rp1,12 miliar. (RAZ/RAC)

TANGSEL
Pemkot Tangsel Cari Solusi Nasib Pedagang Pasar Cimanggis Terdampak Insiden Ledakan

Pemkot Tangsel Cari Solusi Nasib Pedagang Pasar Cimanggis Terdampak Insiden Ledakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:06

Ledakan hebat di kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Rabu, 14 Oktober 2026, tidak hanya menyebabkan korban jiwa dan merusak bangunan, tapi juga berdampak pada nasib para pedagang lantaran tidak bisa berjualan.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

BISNIS
IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:37

IHSG kembali dibuka dalam tekanan berat pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan langsung anjlok 4,31% ke level 4.961,87 atau turun 223 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. 

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill