Connect With Us

Lagi 'Wik-wik' di Penginapan Ciputat, Puluhan Pasangan Muda-mudi Kepergok Bugil

Rachman Deniansyah | Rabu, 9 Juni 2021 | 14:11

Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan saat menginterogasi pasangan muda-mudi di tempat penginapan yang berlokasi di wilayah Ciputat, Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan beserta petugas gabungan lainnya kembali merazia dua lokasi tempat penginapan yang berlokasi di wilayah Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa, 8 Juni 2021 malam. 

Dari hasil razia tersebut, petugas gabungan mendapati sejumlah pasangan muda-mudi tengah saling memadu kasih. 

Wanita pekerja seks komersial (PSK) online saat di kamar penginapan yang berlokasi di wilayah Ciputat, Tangerang Selatan

Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kota Tangsel Muksin Al Fachry menuturkan, sebagian pasangan itu, kepergok sedang berduaan tanpa busana di dalam kamar. 

"Mereka pasangan yang bukan suami istri. Tentunya saat kita ke situ ada buktinya. Saat (pintu) dibuka mereka enggak pakai baju. Langsung ditutupin doang. Saat kami periksa begitu," ujar Muksin kepada TangerangNews.com, Rabu, 9 Juni 2021. 

Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan beserta petugas gabungan lainnya saat merazia lokasi tempat penginapan yang berlokasi di wilayah Ciputat, Tangerang Selatan.

Selain pasangan tidak sah, dalam razia itu petugas juga berhasil mendapati puluhan wanita pekerja seks komersial (PSK) online yang tengah menunggu pelanggannya. 

"Di lokasi pertama kami dapati laki-laki sebanyak 11 orang, perempuan 18 orang. Di lokasi ke dua, laki-laki sebanyak 18 orang, perempuan non BO tujuh orang dan perempuan BO 20 orang. Total yang kita amankan ada 74 orang," papar Muksin. 

Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan saat merazia lokasi tempat penginapan yang berlokasi di wilayah Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa, 8 Juni 2021 malam.

Muksin mengatakan, dari puluhan wanita penjajak seks komersil itu, terdapat satu orang yang masih berusia di bawah umur. 

"Ada satu umurnya masih di bawah tahun, masih 15 tahun. Dia tinggal di Jagakarsa, Jakarta Selatan. Yang lainnya itu ada yang dari Depok, dan baru kali ini ada yang dari Tangsel," tuturnya. 

Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan beserta petugas gabungan lainnya kembali merazia dua lokasi tempat penginapan yang berlokasi di wilayah Ciputat, Tangerang Selatan.

Selain puluhan wanita penjajak seks komersial dan pasangan bukan suami istri, dalam razia tersebut petugas juga mendapati adanya sejumlah barang bukti, berupa alat kontrasepsi dan minuman keras. 

Saat ini, puluhan wanita tersebut kini masih dalam pemeriksaan petugas. Pihaknya kini masih melakukan penyelidikan terkait ada atau tidaknya unsur tindak pidana perdagangan orang (TPPO). 

Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan beserta petugas gabungan lainnya kembali merazia dua lokasi tempat penginapan yang berlokasi di wilayah Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa, 8 Juni 2021 malam.

"Sementara ini dia masih sendiri. Gini, kalau tidak ada TPPO kita akan panggil semua orang tuanya. Agar pengawasan dan tindakan lebih lanjut. Kan harusnya ditahan enam bulan, hanya Pasar Rebo belum menerima, karena masih dalam pandemi COVID-19," pungkasnya. (RED/RAC)

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

HIBURAN
Khusus Oktober, Pakons Prime Hadirkan Promo Kamar Plus Tiket CGV Mulai Rp550 Ribu

Khusus Oktober, Pakons Prime Hadirkan Promo Kamar Plus Tiket CGV Mulai Rp550 Ribu

Jumat, 16 Oktober 2026 | 07:48

Pakons Prime Hotel Tangerang menghadirkan dua paket promosi kamar selama Oktober 2026.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill