Connect With Us

Kasus COVID-19 Melonjak, BOR di Tangsel Melebihi 50 Persen 

Rachman Deniansyah | Rabu, 9 Juni 2021 | 16:18

Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kasus penularan COVID-19 di wilayah Tangerang Selatan terus mengalami pelonjakan. Hal itu terjadi, semenjak tiga pekan setelah adanya libur pascalebaran 2021. 

Pelonjakan kasus tersebut pun turut kembali merubah zona tingkat resiko penularan di Tangsel, yang sebelumnya kuning menjadi oranye. 

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan, peningkatan kasus COVID-19 yang terjadi di wilayahnya itu juga membuat sejumlah indikator berubah. 

Salah satunya, yakni tingkat ketersediaan tempat tidur perawatan pasien, atau Bed Occupancy Rate (BOR) yang kini telah meningkat hingga lebih dari 50 persen ketersediaan yang ada. 

"Semalam saya sudah v-con rapat koordinasi (meeting online), jadi memang (kasus) cenderung naik. BOR kita (mencapai) 52 persen tempat tidur ICU, tempat tidur isolasi 51 persen," ujar Benyamin saat dihubungi, Rabu, 9 Juni 2021. 

Kenaikan tingkat ketersediaan tempat tidur tersebut, kata Benyamin, juga diikuti dengan dengan adanya peningkatan tingkat penularan. 

"Indikator indikatornya memang mengalami peningkatan, angka kesembuhan tetap, angka kematian tetap, tapi tingkat penularan atau positifity rate memang meningkat," kata Benyamin. 

Namun untuk indikator lainnya, justru mengalami penurunan. Seiring dengan adanya ketidakpatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan. 

"Kemudian tingkat kepatuhan PPKM Mikro turun nol koma sekian persen. Saat ini jadi 80 koma berapa gitu," tuturnya. 

Benyamin mengatakan,  peningkatan yang terjadi hampir di seluruh wilayah itu sesuai dengan prediksi yang dilontarkan sejumlah pihak. Terkait dengan lonjakan kasus pascalebaran. 

"Ini memang sudah diperkirakan oleh banyak pihak, termasuk dengan Kementerian Kesehatan dan Satgas COVID-19. Ini efek dari liburan mudik kemarin, lebaran. Dan ini mungkin diperkirakan, masih terus akan bergejolak sampai akhir Juni ini," paparnya. 

Dengan demikian, orang nomor satu di Tangsel itu mengatakan bahwa pihaknya akan benar-benar mencermati secara detail fungsi pengawasan di tingkat mikro. 

"Kesiapan teman-teman nakesnya, kemudian vaksinasi, kemudian juga peningkatan protokol kesehatan. Itu yang lagi kita cermati, terus kita pelototin gitu. Kita perhatiin terus, kita monitor terus perkembangannya," pungkasnya. (RED/RAC)

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

HIBURAN
Diikuti 1.100 Peserta, Pharmaphoria Fun Run 2026 Meriahkan Paramount Petals

Diikuti 1.100 Peserta, Pharmaphoria Fun Run 2026 Meriahkan Paramount Petals

Minggu, 1 November 2026 | 19:47

Paramount Petals menggelar Pharmaphoria Fun Run 2026 di kawasan Boulevard Paramount Petals, Kabupaten Tangerang, Minggu, 1 November 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill