Fenomena Sarjana Pengangguran
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:50
Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.
TANGERANGNEWS.com-Indonesia kembali berduka. Kali ini, putra terbaiknya dari cabang olahraga bulu tangkis, yakni Markis Kido, meninggal dunia, Senin, 14 Juni 2021.
Markis Kido yang pernah menyabet medali emas pada kejuaraan Olimpiade tahun 2008 silam, dinyatakan meninggal dunia begitu sampai di OMNI Hospital Alam Sutera, Serpong Utara, Tangerang Selatan.
Kepergian pebulutangkis yang sempat bertengger di peringkat pertama dunia kelas ganda putra itu pun meninggalkan duka yang mendalam.
Salah satunya, seperti yang dirasakan oleh sahabat sedari kecilnya, Adryanti Firdasari, 35, yang juga sama-sama menjadi pelatih di PB Jaya Raya.
Kepada awak media, ia pun mengungkapkan rasa sedihnya. Air matanya tak terbendung dikala ia menceritakan sosok Markis Kido, pemain legendaris yang sempat berpasangan dengan Hendra Setiawan.
"Saya kenal Mas Kido dari masih kecil, sama-sama di PB Jaya Raya. Dari kecil itu Mas Kido sosok yang pekerja keras, orangnya luar biasa baik, supel, humoris, enggak pilih-pilih teman," ujar Adryanti dengan raut wajah sedih dan mata yang berkaca-kaca.
Markis Kido di matanya merupakan sosok yang selalu memberikan motivasi dan menebarkan hal positif di sekitarnya.
Baca Juga :
Markis Kido, tak pernah datang tanpa senyuman. Begitulah, hal yang tak dapat dilupakan olah Andryanti, sahabat sedari kecilnya tersebut.
"Kido itu setiap ketemu enggak pernah enggak ketawa. Kalau kita sama Markis Kido tiap bareng, tiap duduk pasti ada saja yang ketawa. Dia tuh orangnya humoris banget, pasti ada saja yang bikin lucu, itu yang enggak bisa dilupain. Selalu membuat kesan bagi sekitarnya," jelasnya.
Tak hanya itu, sosok Markis Kido, menurutnya merupakan tokoh legendaris yang sangat tepat dijadikan panutan oleh para atlet muda.
Pasalnya, kata Adryanti, Kido memiliki dedikasi yang luar biasa, terutama bagi cabang bulu tangkis dan mengharumkan nama merah putih di kancah internasional.
"Dedikasinya untuk bulu tangkis itu luar biasa dan dia ke keluarganya juga luar biasa baik banget," tuturnya.
Pantauan TangerangNews.com, hingga perjalanan terakhirnya, Markis Kido tampak tetap ditemani oleh para rekan sejawatnya.
Bahkan, sampai saat mendiang jenazahnya itu mulai diberangkatkan dari rumah sakit ke rumah dukanya yang berlokasi di wilayah Bekasi. (RAZ/RAC)
Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.
TODAY TAGSekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.
Sedang mencari destinasi liburan keluarga yang seru, edukatif dan penuh warna? Mal Ciputra Tangerang kembali menghadirkan event tematik menarik bertajuk "Under The Sea" yang berlangsung mulai 7 Agustus hingga 6 September 2026
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews