Connect With Us

Hujan & Angin Kencang, Warteg di Jalan Viktor Tangerang Selatan Hancur Tertimpa Pohon

Rachman Deniansyah | Rabu, 16 Juni 2021 | 21:07

Sebatang pohon yang menimpa salah satu bangunan warung makan tegal (warteg) di Jalan Raya Viktor, Serpong, Tangerang Selatan, Rabu, 16 Juni 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Guyuran hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur siang hari menumbangkan sebatang pohon di Jalan Raya Viktor, Serpong, Tangerang Selatan, Rabu, 16 Juni 2021. 

Namun nahasnya, batang pohon yang memiliki diameter sekitar 20 sentimeter menimpa salah satu bangunan warung makan tegal (warteg) di sekitarnya. 

"Pohon tumbang. Kejadian sekitar setengah 2 (13.30 WIB). Itu waktu hujan angin pokoknya. Hujan deras sekali, angin kencang berhembus," ujar pemilik warteg, Fitria, 31.

Kejadian itu berlangsung tanpa diduga. Ia tersadar ketika terdapat suara berasal dari bagian atap wartegnya. 

"Bunyi braaak langsung saja gitu. Lampu langsung pecah semua. Genting langsung ambruk," katanya. 

Akibat hantaman batang pohon tersebut, sebagian bangunan warung makannya itu mengalami kerusakan. 

"Itu dapur sama kamar mandi. Saat kejadian lagi pada duduk bertiga, saya sama anak langsung lari keluar semua," tuturnya. 

Namun beruntung, pohon yang menimpa warung makannya itu tidak merusak etalase tempat ia menyajikan makanan. 

"Alhamdulillah kalau etalase, makanan masih pada banyak enggak kena. Soalnya kan di tengah," pungkasnya. (RED/RAC)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill