Mahasiswa Gelar Demo di Tiga Titik Hari Ini, Polisi Turunkan Ribuan Personel Pengamanan
Senin, 4 Mei 2026 | 11:52
Massa mahasiswa dari berbagai kampus dan elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Senin, 4 Mei 2026, siang.
TANGERANGNEWS.com-Seorang pegawai honorer di lingkup Pemerintah Kota Tangerang Selatan dinyatakan meninggal dunia usai terpapar COVID-19.
Almarhum adalah seorang pegawai yang bekerja di Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangsel.
Hal demikian dibenarkan Kepala BKPP Tangsel, Apendi saat dikonfirmasi awak media, Selasa, 22 Juni 2021.
"Benar. Almarhum merupakan TKS (Tenaga Kerja Sukarela) atau honorer," ujar Apendi.
Apendi menuturkan, kabar duka tersebut diterimanya sekitar pukul 05.00 WIB pagi.
Sebelumnya, kata Apendi, diketahui bahwa almarhum merupakan salah satu pegawainya yang terkonfirmasi terpapar COVID-19.
"Jadi di BKPP ada tiga orang yang kena COVID-19. Kebetulan tadi pagi jam 5 (pagi), beliau dikabarkan wafat," terangnya.
Mendengar kabar duka tersebut, Apendi mengaku dirinya merasa terkejut.
Sebab belum lama ini ia sempat bertemu dengan pegawainya tersebut.
"Orangnya baik sekali. Saya tahu dia baik sekali. Iya saya juga kaget. Beberapa waktu lalu baru bertemu dengan kita," katanya.
Atas hal itu, Apendi menegaskan kepada para pegawainya untuk kembali mengetatkan penerapan protokol kesehatan di lingkungan kantor.
"Makanya sesuai Surat Edaran Wali Kota, ASN ini masuknya sekarang diatur hanya 25 persen (pegawai) yang masuk. Dan 75 persen WFH, kerja di rumah. Tapi harus bekerja seperti biasa," pungkasnya. (RED/RAC)
Massa mahasiswa dari berbagai kampus dan elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Senin, 4 Mei 2026, siang.
TODAY TAGPresiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Muhammad Hidayat menyebut Work From Home (WFH) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya tidak begitu memberikan dampak pada efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews