Connect With Us

Warga Sawah Baru Ciputat Meninggal Dunia Saat Isolasi Mandiri

Rachman Deniansyah | Senin, 28 Juni 2021 | 14:05

Tangkapan layar jasad penderita COVID-19 yang berada di dalam peti saat di evakuasi ke dalam mobil di kediamannya, Minggu, 27 Juni 2021. (@TangerangNews / Humas Polsek Ciputat Timur)

TANGERANGNEWS.com-Seorang warga Kelurahan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan dinyatakan meninggal dunia saat sedang menjalani isolasi mandiri di kediamannya, Minggu, 27 Juni 2021.

Kabar duka warganya tersebut dibenarkan Lurah Sawah Baru, Muslim saat dikonfirmasi awak media, Senin, 28 Juni 2021. 

Warga tersebut dinyatakan menghembuskan nafas terakhirnya setelah almarhum menderita COVID-19, selama sekitar empat hari yang lalu. 

"Iya benar, itu kemarin. Almarhum tinggal bersama keluarga, berenam. Info awal ya kalau menurut keterangan ibunya mereka sudah terpapar (COVID-19) dan Pak RT sudah laporan," ujar Muslim kepada TangerangNews.com.

Usai terpapar itulah, almarhum beserta keluarganya yang juga terpapar menjalani isolasi mandiri di rumahnya yang cukup besar. 

"Jadi yang terpapar COVID-19 ada lima, termasuk almarhum. Satu orang keluarga lainnya enggak (positif)," imbuhnya. 

Menurut informasi yang diterimanya, sebelum dinyatakan meninggal dunia, almarhum sempat dibawa ke rumah sakit. 

Namun, dia tidak memiliki gejala yang berat. Sehingga harus menjalani isolasi mandiri.

"Almarhum juga sebenarnya sudah dibawa ke rumah sakit. Karena memang rumah sakit penuh, akhirnya dibawa pulang. Kondisi dia biasa, enggak ada gejala berat," katanya. 

Usai dinyatakan meninggal dunia, Muslim bersama Kepolisian setempat dan Dinas terkait melakukan evakuasi terhadap jenazah. 

"Ya semuanya terlibat, mulai dari RT, Puskesmas, Disperkimta, Kepolisian, semua terlibat. Almarhum dimakamkan di TPU Jombang. Sedangkan keluarganya yang lain, dirawat di Wisma Atlet, Jakarta," pungkasnya. (RAZ/RAC)

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

BANTEN
Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:57

Kebiasaan menggunakan perangkat digital telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari mengecek ponsel setelah bangun tidur, bekerja di depan komputer, hingga menghabiskan waktu dengan media sosial atau menonton tayangan melalui layar.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Mutasi Kendaraan Masuk Banten Dapat Diskon 20 Sampai 40 Persen

Mutasi Kendaraan Masuk Banten Dapat Diskon 20 Sampai 40 Persen

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:18

Kabar baik bagi masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor dari luar Provinsi Banten dan berencana melakukan mutasi masuk.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill