Connect With Us

Terlindas Bus Trans Jabotabek, Ibu di Ciputat Tewas Seketika

Rachman Deniansyah | Rabu, 7 Juli 2021 | 20:04

Seorang ibu paruh baya berinisial YS, 61, tergeletak tak bernyawa usai terlibat kecelakaan maut di Jalan Otista Raya, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu 7 Juli 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Seorang ibu paruh baya berinisial YS, 61, meninggal dunia usai terlibat kecelakaan maut di Jalan Otista Raya, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu 7 Juli 2021. 

Korban yang saat itu sedang mengendarai sepeda motor, tewas di tempat usai terlindas kendaraan bus Transjabodetabek yang berjalan searah. 

Saat dikonfirmasi, Kanit Laka Satlantas Polres Tangsel Iptu, Agus Sutisna membenarkan adanya peristiwa tersebut. 

"Iya benar, kejadiannya di Ciputat," ujar Agus saat dihubungi, Rabu 7 Juli 2021. 

Identitas Seorang ibu paruh baya berinisial YS, 61, jenis KTP.

Agus menuturkan, peristiwa maut tersebut terjadi sekitar pukul 15.45 WIB, saat keduanya berjalan ke arah Jakarta. 

"Sesampainya di depan toko Suliwa Abadi Computer, diduga korban tidak dalam keadaan penuh konsentrasi," tuturnya. 

Atas kondisi itu, korban terjatuh ke arah bus berwarna biru yang berada di sisi kanannya. 

	Seorang ibu paruh baya berinisial YS, 61, tergeletak tak bernyawa usai terlibat kecelakaan maut di Jalan Otista Raya, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu 7 Juli 2021.

"Korban masuk ke sisi kiri kendaraan bus PPD yang dikemudikan sopir berinisial AR yang sedang melaju di sisi kanannya," jelas Agus. 

Akibatnya, insiden maut itu pun tak dapat dihindarkan. Ibu berinisial YS yang saat itu berkendara seorang diri, menghembuskan nafas terakhirnya akibat luka parah yang pada bagian kepala. 

"Korban meninggal dunia di tempat dan selanjutnya dievakuasi ke RSUP Fatmawati. Selanjutnya, insiden ini kini masih dalam penyelidikan oleh Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metra Jaya," pungkasnya.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

PROPERTI
Show Unit Allurea Type E Asthara Skyfront City Dibangun, Ini Keunggulannya

Show Unit Allurea Type E Asthara Skyfront City Dibangun, Ini Keunggulannya

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:06

Calon pembeli rumah kini bisa melihat langsung hunian Allurea Type E di Asthara Skyfront City.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill