Connect With Us

Rakyat Tangsel Diminta Tetap Tenang & Tak Panik Bantuan Segera Tiba

Rachman Deniansyah | Jumat, 9 Juli 2021 | 20:21

Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan Wahyunoto Lukman saat dijumpai di Rumah Lawan COVID-19. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kasus COVID-19 di Tangerang Selatan kini masih terbilang mengkhawatirkan. Namun, masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak panik. 

Pasalnya di tengah pandemi ini, pemerintah berjanji akan menyalurkan sederet bantuan bagi warga yang secara langsung terdampak COVID-19.

"Kita sudah buat surat edaran. Dengan itu kita minta masyarakat jangan panik dan tetap tenang. Mereka yang tidak mampu, keluarga miskin, dan terdampak COVID-19 akan tetap didukung oleh bantuan sosial. Jadi jangan panik," ujar Kepala Dinas Sosial Kota Tangsel Wahyunoto Lukman, saat dihubungi pada Jumat, 9 Juli 2021. 

 Wahyu mengatakan, terdapat sederet bantuan yang sudah dan akan disalurkan oleh pemerintah, sejak awal pandemi hingga saat ini. 

"Ada bantuan sosial pangan sembako, ada bansos program keluarga harapan yang tetap berjalan, dan bantuan sosial tunai yang kemarin sudah berjalan sampai Mei dan sekarang tahap 4 dan 5 itu segera disalurkan melalui PT Pos," terang Wahyu. 

Tak hanya sampai di situ, Wahyu menuturkan bahwa Pemerintah Kota Tangsel melalui dinas lainnya juga memiliki bantuan serupa. 

"Kemudian yang umum selain bagi warga miskin, itu juga banyak program bantuan dari sektor lain. Ada prakerja, bantuan insentif pekerja, ekonomi koperasi UKM, ekonomi pariwisata, ekonomi kreatif, sektor keagamaan, kuota internet, subsidi listrik. Intinya jangan panik. Bantuan itu sudah ada," paparnya. 

Seluruh bantuan tersebut, kata Wahyu, memiliki pendataan masing-masing di setiap OPD yang bertanggung jawab. 

Khusus bantuan yang disalurkan oleh Dinas Sosial, Wahyu mengatakan bahwa pihaknya akan terus berupaya menyalurkan hak warganya secara tepat sasaran. 

Untuk itu, Wahyu mengatakan bahwa Dinas Sosial selalu memperbaharui data penerima secara berkala pada setiap bulannya. 

"Pendataan sudah diverifikasi dan validasi setiap bulan. Pasalnya pendataan itu suatu hal yang dinamis. Jadi perubahan itu sangat cepat," kata Wahyu. 

Terlebih, data di wilayah penyangga Ibu Kota Jakarta ini memiliki karakteristiknya tersendiri. 

"Karakteristik Kota Tangsel ini, orang yang pindah, meninggal dunia, keluar masuk itu cepat sekali dan itu setiap bulan kita perbaiki datanya," tandasnya. 

Sebelumnya diberitakan, selain sederet bantuan tersebut, Wahyu menjelaskan bahwa Dinas Sosial Kota Tangsel juga telah menyalurkan ribuan paket sembako khusus bagi warganya yang sedang menjalani isolasi mandiri di kediamannya masing-masing. 

Dinas Sosial Kota Tangsel telah menyalurkan sebanyak 1.800 paket sembako ke masing-masing kecamatan dan akan disalurkan, berdasarkan data yang dihimpun oleh kelurahan.

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

KAB. TANGERANG
20 Ribu Pekerja Informal di Kabupaten Tangerang Belum Terlindungi Jaminan Sosial, Pemkab Ngarep Bantuan CSR

20 Ribu Pekerja Informal di Kabupaten Tangerang Belum Terlindungi Jaminan Sosial, Pemkab Ngarep Bantuan CSR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:13

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mencatat masih ada sekitar 20.000 pekerja sektor informal di wilayahnya yang hingga saat ini belum tersentuh jaminan sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill