Nomor WA Sekda Kota Tangerang Diduga Diretas, Chat Pura-pura Pinjam Uang
Rabu, 2 April 2025 | 12:23
Kasus penipuan dengan modus pura-pura meminjam uang melalui pesan WhatsApp (WA) terjadi di Kota Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Kesehatan kini terus berusaha mengejar target vaksinasi bagi warganya untuk menciptakan herd immunity guna menyudahi masa pandemi COVID-19.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan Kota Tangsel Tulus Muladiyono mencatat hingga 13 Juli 2021, jumlah warga yang telah divaksin baru mencapai sekitar 227 ribu orang.
Hal tersebut, salah satunya dipengaruhi dengan pendistribusian dosis vaksin yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Banten.
"Kalau dari sana, rata-rata kita dapat 3.000 sampai 5.000 dosis. Tapi, datangnya itu terkadang dua hari sekali," ujar Tulus kepada awak media, Kamis, 15 Juli 2021.
Atas hal itu, pihaknya memutuskan untuk memberikan sejumlah prioritas bagi sejumlah golongan, seperti lansia dan pelayan publik.
"Pertama kita kejar di wilayah yang berzona merah, dan seterusnya. Intinya kita mau kejar sampai 70 persen," terangnya.
Dalam mengejar target vaksinasi tersebut, Tulus mengatakan, pada setiap harinya, seluruh Puskesmas menggelar pelaksanaan vaksin secara rutin.
Vaksinasi di Puskesmas tersebut memiliki target sebanyak 200 hingga 300 dosis per hari.
Untuk mengejar itu, ia meminta kepada pihak provinsi untuk dapat memaksimalkan pendistribusian dosis vaksin.
"Sekali lagi, kami meminta agar distribusi vaksin dari Dinkes Provinsi Banten dimaksimalkan. Sehingga, rata-rata pemberian vaksin hingga 5000 per hari itu bisa tercapai," pungkasnya.
Kasus penipuan dengan modus pura-pura meminjam uang melalui pesan WhatsApp (WA) terjadi di Kota Tangerang.
Wakil Wali kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichan melaksanakan Salat Idulfitri di Masjid Islamic Center Baiturrahim, Kecamatan Serpong, Senin 31 Maret 2025.
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengungkapkan, banyak sertifikat tanah lama yang belum memiliki peta kadastral.