Connect With Us

Lampu Dipadamkan, Jalan di Tangsel Gelap Gulita

Rachman Deniansyah | Jumat, 16 Juli 2021 | 21:11

Suasana jalan Raya Serpong gelap gulita terkait penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Tangerrang Selatan. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Masyarakat Tangerang Selatan kini harus berhati-hati. Pasalnya, lampu penerangan di sejumlah ruas jalan kini dipadamkan.

Hal demikian terus dilakukan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat masih berlangsung. Tujuannya, agar mobilitas masyarakat dapat berkurang. 

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menuturkan, pemadaman itu sudah dilakukan oleh pihaknya sejak Kamis, 16 Juli 2021 kemarin.

"Sudah berjalan sejak kemarin. Hanya ini baru, jadi masih belum menyeluruh. Kemarin baru Jalan Raya Serpong," ucap Benyamin kepada awak media di rumah dinasnya, Serpong, Tangsel, Jumat, 17 Juli 2021.

Namun untuk selanjutnya, titik pemadaman akan diperluas ke sejumlah ruas jalan utama di Tangsel. 

"Kita enggak matikan semuanya. Hanya di Jalan Raya Serpong, Alam Sutera, Perempatan Muncul, Perempatan Pamulang, Perempatan Gaplek, dan Jalan Raya Bintaro," paparnya. 

Untuk waktu operasional, Benyamin membatasinya hingga pukul 22.00 WIB. 

Agar menghindari terjadinya kecelakaan, ia telah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk dapat berjaga di setiap titik pemadaman tersebut. 

"Pemadaman ini kita batasi dari jam 20.00 sampai jam 22.00 WIB. Pada waktu itu nanti Kasatlantas dengan anggotanya akan berpatroli. Yang dimatikan itu di ruas-ruas tertentu, seperti protokol atau jalan raya," pungkasnya.

KOTA TANGERANG
Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:06

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melimpahkan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.

PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill