Connect With Us

Pemkot Tangsel Pilih PPKM Level 4, Berlaku Hingga 25 Juli

Rachman Deniansyah | Rabu, 21 Juli 2021 | 19:38

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie. (@TangerangNews / Humas Tangsel)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan ikut memperpanjang pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 25 Juli 2021 mendatang. 

Dalam perpanjangannya kali ini, terdapat nomenklatur atau penyebutan nama yang berbeda, menjadi PPKM Level 4, sesuai dengan penilaian oleh Pemerintah Pusat terkait zona penyebaran COVID-19. 

 

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan, penerapan peraturan PPKM level 4 ini mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 22 Tahun 2021. 

Secara aturan, Benyamin mengaku bahwa tidak ada ketentuan yang berubah seperti pada PPKM Darurat yang sebelumnya berlaku hingga 20 Juli 2021 lalu.

 Peraturan tersebut, kata Benyamin, tertuang pada Surat Edaran (SE) Nomor 443/2535/Huk.

 

"Untuk lembaga pendidikan tinggi, pendidikan non formal seperti PAUD, tempat penitipan anak, TK, SD, MI, SMP, MTs, SMA, SMK dan MA, lembaga pendidikan, dan pelatihan, mereka harus menjalankan pembelajaran secara online," jelas Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie melalui pernyataan resminya pada Rabu, 21 Juli 2021. 

Selain sektor pendidikan, aturan yang sama juga berlaku pada kegiatan di perkantoran. 

 

Untuk sektor  non esensial, masih diberlakukan sistem bekerja di rumah atau Work From Home sebesar 100%.

"Sektor esensial seperti keuangan dan perbankan, pasar modal, sistem pembayaran, teknologi informasi dan komunikasi, perhotelan non penanganan karantina COVID-19, serta industri non orientasi ekspor diberlakukan 50% maksimal staf Work From Office (WFO) dengan protokol kesehatan secara ketat," katanya. 

Sedangkan untuk sektor esensial pada sektor pemerintahan yang memberikan pelayanan publik yang tidak bisa ditunda pelaksanaannya diberlakukan WFO sebanyak 25%.

 

"Sektor kritikal diberlakukan 100% maksimal staf Work From Office (WFO) dengan protokol kesehatan secara ketat," imbuhnya. 

Dalam pemberlakuan PPKM Level 4 ini, pusat perbelanjaan di Tangsel masih ditutup. 

 

"Kecuali akses untuk restoran, supermarket, pasar swalayan dan apotek dapat diperbolehkan dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat," kata Benyamin. 

Sementara itu, untuk pasar tradisional masih diperbolehkan untuk beroperasi. Namun, dengan batasan pukul 05.30 WIB hingga 20.00 WIB dengan kapasitas pengunjung 50%.

"Supermarket, toko kelontong dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dilakukan pembatasan jam operasional. Mulai beroperasi pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 20.00 WIB dengan kapasitas pengunjung 50%," tuturnya. 

"Sedangkan untuk apotek dan toko obat dapat buka selama 24 jam," sambungnya. 

 

Benyamin mengatakan, aturan yang sana juga berlaku bagi para penyedia makanan atau minuman, seperti pada warung makan, pedagang kaki lima, hingga lapak jajanan. 

"Hanya menerima delivery atau take away dan tidak boleh makan di tempat dengan jam operasional mulai pukul 05.30 WIB sampai dengan pukul 20.00 WIB. Tidak boleh ada dine in, sampai PPKM ini berakhir,” ujar Benyamin.

Sementara itu aturan lain yang berlaku, diantaranya :

  • Kegiatan pelaksanaan konstruksi beroperasi 100% (seratus persen) dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat. 
  • Tempat ibadah atau rumah ibadah yang meliputi : masjid, musala, gereja, pura, vihara, klenteng dan tempat umum lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah, tidak mengadakan kegiatan peribadatan/keagamaan berjamaah selama masa penerapan PPKM Level 4 dan mengoptimalkan pelaksanaan ibadah di rumah.
  • Kegiatan yang berada di fasilitas umum seperti lokasi seni dan budaya, sarana dan prasarana olahraga, gelanggang/kolam renang, ruang publik, taman umum, tempat wisata umum, dan area publik lainnya; dan kegiatan sosial (antara lain perayaan ulang tahun, arisan, dan sejenisnya) yang dapat menimbulkan keramaian dan kerumunan, ditutup sementara.
  • Transportasi umum, seperti di kendaraan umum, angkutan masal, taksi (konvensional dan online); dan kendaraan sewa/rental diberlakukan dengan pengaturan kapasitas maksimal 70% (tujuh puluh persen) dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.
  • Pelaksanaan resepsi pernikahan dan khitanan ditiadakan.
WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

TEKNO
Kompetisi Robotik Nasional Digelar di Tangerang, Kemenpora Tekankan Penguatan Daya Saing Digital Generasi Muda

Kompetisi Robotik Nasional Digelar di Tangerang, Kemenpora Tekankan Penguatan Daya Saing Digital Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:41

Kompetisi teknologi bidang coding dan robotik, Codero National Competition (CNC) 2026 digelar di Mall @ Alam Sutera, Tangerang, selama 24–25 Oktober 2026.

HIBURAN
Halloween Makin Seru di Living World Alam Sutera, Ada Singing Pumpkin hingga Kompetisi Kostum

Halloween Makin Seru di Living World Alam Sutera, Ada Singing Pumpkin hingga Kompetisi Kostum

Senin, 26 Oktober 2026 | 18:23

Living World Alam Sutera menghadirkan rangkaian Halloween Spooky Garden yang berlangsung hingga 1 November 2026.

KOTA TANGERANG
Ditagih Pajak McLaren Rp137 Juta, Mekanik Motor di Tangerang Masuk Kategori Warga Desil 3

Ditagih Pajak McLaren Rp137 Juta, Mekanik Motor di Tangerang Masuk Kategori Warga Desil 3

Senin, 26 Oktober 2026 | 20:47

Peristiwa penagihan tunggakan pajak mobil sport mewah McLaren 570S AT senilai Rp137,4 juta terhadap Yudariansyah (Yuda), seorang mekanik bengkel motor asal Kampung Sawah Dalam, Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill