Connect With Us

Tak Perlu Antre, BST Rp600 Ribu di Tangsel Diantar Langsung ke Rumah Warga

Rachman Deniansyah | Kamis, 22 Juli 2021 | 17:35

Penyaluran bantuan sosial tunai (BST) di Tangerang Selatan senilai Rp600 ribu, Kamis, 22 Juli 2022. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Penyaluran bantuan sosial tunai (BST) di Tangerang Selatan dilakukan dengan cara yang berbeda. Untuk mendapatkan bantuan tunai senilai Rp600 ribu itu, masyarakat kini tak perlu lagi untuk mengantre. 

Hal demikian guna mencegah munculnya klaster baru penularan COVID-19. 

Kepala Dinas Sosial Kota Tangsel Wahyunoto Lukman mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan PT POS, terkait pola penyaluran bantuan tunai tersebut. 

"Kita koordinasi dengan PT POS, kita minta jangan terjadi kerumunan. Kita minta jadi polanya dirubah," ujar Wahyu kepada awak media, Kamis, 22 Juli 2022. 

Pasalnya pola penyaluran yang sebelumnya digunakan, kata Wahyu, masih terjadi kerumunan. 

"Kalau dulu PT POS membikin titik-titik di RT, RW, dijadwal kemudian jadwalnya dibagi per klaster, jamnya enggak boleh serentak datang, kita evaluasi masih terjadi kerumunan," jelasnya. 

Penyaluran bantuan sosial tunai (BST) di Tangerang Selatan senilai Rp600 ribu, Kamis, 22 Juli 2022.

Untuk itu dalam penyaluran kali ini, PT POS akan langsung mengantarkan bantuan uang tunai kepada setiap penerima manfaat secara door to door. 

"Langsung door to door. Jadi langsung didatengin, dibikin tanda terima langsung pakai aplikasi, di foto langsung rumah ke rumah," terangnya. 

Dengan demikian, waktu penyaluran akan memakan waktu yang cukup lama. Untuk itu, Wahyu meminta kepada warganya untuk bersabar.

Pasalnya, penyaluran langsung ke rumah warga itu, dilakukan secara bertahap. Petugas akan membagikan bantuan kepada penerima di satu kelurahan perharinya. 

"Target kita harus selesai ya, karena memang dibutuhkan. Tapi lagi-lagi di lapangan enggak semudah itu. Kita sudah evaluasi, akhirnya PT POS mau door to door, tapi ya mereka enggak bisa serentak. Kalau di Pondok Aren aja ada tujuh kelurahan, ya tujuh hari sudah. Kalau se-Tangsel ada 54 kelurahan mudah-mudahan enggak sampai 54 hari," pungkasnya.

BANDARA
WN China Kendalikan Peredaran Vape Etomidate yang Dijual ke Jule, Untung Rp700 Ribu Per Cartridge

WN China Kendalikan Peredaran Vape Etomidate yang Dijual ke Jule, Untung Rp700 Ribu Per Cartridge

Senin, 21 September 2026 | 18:46

Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta membongkar jaringan peredaran rokok elektronik (vape) berisi zat berbahaya etomidate.

BANTEN
Paguyuban Tionghoa Banten Jajaki Kerja Sama Percepatan Sertifikasi Halal Bersama PHRI

Paguyuban Tionghoa Banten Jajaki Kerja Sama Percepatan Sertifikasi Halal Bersama PHRI

Senin, 21 September 2026 | 21:21

Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Banten menjajaki kerja sama dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk mendorong percepatan sertifikasi halal bagi anggota yang bergerak di bidang usaha kuliner.

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

Senin, 21 September 2026 | 17:09

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill