AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan
Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06
Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
TANGERANGNEWS.com-Kementerian Sosial melalui PT POS Indonesia mulai menyalurkan bantuan sosial tunai (BST) bagi setiap warga penerima manfaat di wilayah Tangerang Selatan sejak Selasa, 20 Juli 2021 lalu.
Bantuan senilai Rp600 ribu itu, disalurkan secara langsung dengan sistem door to door kepada setiap penerima manfaat.
Kepala Dinas Sosial Tangerang Selatan Wahyunoto Lukman mencatat, terdapat sekitar 93 ribu warga yang terdaftar sebagai penerima. Seluruhnya tersebar di seluruh kecamatan dan kelurahan di Tangsel.
Dalam menyalurkan bantuan tersebut, kata Wahyu, PT POS memerlukan waktu yang cukup lama. Pasalnya, bantuan uang tunai ratusan ribu tersebut harus diantarkan ke setiap rumah di satu kelurahan per harinya.
Untuk itu, ia mengimbau kepada warganya untuk bersabar dan cukup mengecek namanya di website yang telah disediakan.
"Ada di domain-nya untuk cek bansos milik Kemensos. Jadi domain-nya itu cekbansos.kemesos.go.id, itu yang resmi," ujar Wahyu saat dikonfirmasi pada Jumat, 23 Juli 2021.
Untuk mengecek statusnya, masyarakat hanya ukup mengisi wilayah dan nama pada halaman tersebut.
Untuk sementara ini, penyaluran bantuan sosial baru berjalan di wilayah Pondok Aren.
Ia memastikan bahwa penyaluran itu akan terus berlanjut hingga ke seluruh penerima manfaat.
Adapun, berikut jadwal penyaluran BST di wilayah Tangerang Selatan :
1. Kecamatan Pondok Aren
2. Kecamatan Ciputat Timur
3. Kecamatan Serpong
4. Kecamatan Serpong Utara
5. Kecamatan Setu
6. Kecamatan Pamulang
7. Kecamatan Ciputat
Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
TODAY TAGKementerian Agama RI akan melakukan pemantauan hilal awal Zulhijah 1447 Hijriah di 88 titik yang tersebar di seluruh Indonesia pada 17 Mei 2026.
Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews