Connect With Us

TNI Fasilitasi Masyarakat Tangsel Ikut Vaksinasi, Sediakan 2.500 Dosis

Rachman Deniansyah | Minggu, 25 Juli 2021 | 14:18

Komando Distrik Militer (Kodim) 0506/Tangerang menggelar vaksinasi massal bagi ribuan masyarakat di Mal Living Word, Alam Sutera, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Minggu, 25 Juli 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Komando Distrik Militer (Kodim) 0506/Tangerang menggelar vaksinasi massal bagi ribuan masyarakat di Mal Living Word, Alam Sutera, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Minggu, 25 Juli 2021. 

Vaksinasi COVID-19 yang dilakukan guna membentuk kekebalan massal tersebut digelar secara gratis bagi setiap warganya. 

"Tentunya bagi warga di wilayah kerja saya diutamakan. Tetapi dari manapun tetap bisa (jalani vaksinasi) asal punya NIK KTP, silakan hadir. Silakan datang ke sini," ujar Dandim 0506/Tangerang, Kolonel Inf Bambang Herry Tugiyono di lokasi. 

Komando Distrik Militer (Kodim) 0506/Tangerang menggelar vaksinasi massal bagi ribuan masyarakat di Mal Living Word, Alam Sutera, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Minggu, 25 Juli 2021.

 

Pelaksanaan vaksin yang bertujuan guna menyudahi masa pandemi COVID-19 ini pun turut dibarengi dengan antusias warga yang cukup tinggi. 

Sejak pagi hari, peserta vaksin mulai datang silih berganti memadati lokasi penyuntikan. Sebanyak 2.500 dosis vaksin telah disiapkan. 

"Kategorinya sesuai dengan aturan, yakni mulai dari 12 tahun ke atas sudah boleh. Silakan saja yang punya keluarga berusia 12 tahun ke atas bisa ikut vaksin di sini," tutur Bambang.

Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 ini, kata Bambang, digelar dengan menyasar para pekerja, yang kerap berhalangan hadir saat hari biasa.  Untuk itu, ia sengaja mengelar kegiatan vaksinasi massal ini di hari libur. 

Komando Distrik Militer (Kodim) 0506/Tangerang menggelar vaksinasi massal bagi ribuan masyarakat di Mal Living Word, Alam Sutera, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Minggu, 25 Juli 2021.

 

"Tujuannya yang pada saat hari kerja tidak bisa, hadir pada Sabtu dan Minggu. Tempatnya berganti-ganti menyesuaikan wilayah mana yang kurang vaksinasi. Silakan bagi yang mau vaksin. Sabtu dan Minggu bisa bertanya ke Koramil setempat, dimana dan gimana, dan sebagainya," kata Bambang.

Di sisi lain, Bambang juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi aturan pemerintah terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 yang berlaku di Tangsel ini. 

"Saya menyarankan kita semua mencegah diri kita untuk tidak tertular virus corona. Gimana caranya? Kita kurangi mobilitas. Tetap di rumah saja, kalau tidak ada keperluan tidak perlu keluar," pungkasnya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom)

NASIONAL
Jalani Terapi Y-90 di RS Mandaya Royal Puri, Tumor Kanker Hati Pasien Mengecil 

Jalani Terapi Y-90 di RS Mandaya Royal Puri, Tumor Kanker Hati Pasien Mengecil 

Jumat, 18 September 2026 | 18:40

RS Mandaya Royal Puri menjadi salah satu fasilitas kesehatan di Indonesia yang menerapkan Selective Internal Radiation Therapy (SIRT) Y-90 untuk penanganan kanker hati.

BANDARA
Selebgram Jule Diciduk Polresta Bandara Soetta Gunakan Vape Etomidate, Alasannya Stres

Selebgram Jule Diciduk Polresta Bandara Soetta Gunakan Vape Etomidate, Alasannya Stres

Sabtu, 19 September 2026 | 21:38

Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) mengonfirmasi penangkapan selebgram Julia Prastini alias Jule atas penggunaan zat berbahaya etomidate yang dikemas dalam cairan vape.

HIBURAN
ESMOD Jakarta Tampilkan 26 Karya Mahasiswa di Senayan City Fashion Nation ke-20

ESMOD Jakarta Tampilkan 26 Karya Mahasiswa di Senayan City Fashion Nation ke-20

Sabtu, 19 September 2026 | 21:40

ESMOD Jakarta kembali tampil dalam ajang Senayan City Fashion Nation edisi ke-20 bertajuk ESMOD Jakarta–First Edit. Dalam peragaan tersebut, sebanyak 26 looks ditampilkan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill