Connect With Us

Sunmori Berujung Petaka, Ibu Muda Pengandara Matik Tewas Tertabrak Moge di Bintaro

Rachman Deniansyah | Minggu, 1 Agustus 2021 | 13:37

Seorang ibu muda berinisial H tergeletak tak bernyawa terkait kecelakaan maut salah satu pengendara moge jenis Kawasaki ER-6N di Jalan Boulevard Bintaro Jaya, Pondok Jaya, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Minggu 1 Agustus 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kegiatan Sunday Morning Ride (Sunmori) yang dilakukan sejumlah pengendara motor gede di Jalan Boulevard Bintaro Jaya, Pondok Jaya, Pondok Aren, Tangerang Selatan, pada Minggu, 1 Agustus 2021, berujung petaka. 

Tepat di dekat Hotel Santika Bintaro, salah satu pengendara moge jenis Kawasaki ER-6N berinisial AS, terlibat kecelakaan maut yang menyebabkan pengguna jalan lainnya meninggal dunia. 

Korban merupakan ibu muda berinisial H, yang saat itu sedang mengendarai motor jenis matik. Ia berjalan searah dengan rombongan moge yang sedang melakukan Sunmori tersebut. 

Kanit Laka Lantas Polres Tangsel Iptu Nanda Setya Pratama Baso mengatakan, insiden maut itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. 

"Dari rekaman CCTV sih mereka lagi konvoi beberapa motor. Sedang Sunmori," ujar Nanda kepada TangerangNews.com. 

	Seorang ibu muda berinisial H tergeletak tak bernyawa terkait kecelakaan maut salah satu pengendara moge jenis Kawasaki ER-6N di Jalan Boulevard Bintaro Jaya, Pondok Jaya, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Minggu 1 Agustus 2021.

Korban dan pengendara moge berkapastias mesin hingga 650 CC tersebut sedang melaju dari arah jembatan layang (fly over) dekat Permata Bank ke arah Hotel Santika Bintaro. Kecelakaan maut itu pun tak dapat dihindari ketika korban yang mengendarai Honda Beat hendak berbelok ke arah kiri.

"Pada saat itu korban berhenti hendak berbelok ke arah kiri. Kendaraan sepeda motor Kawasaki ER-6N tersebut menabrak bagian belakang dari kendaraan korban," ucapnya.

Atas kejadian tersebut, korban mengalami kondisi yang cukup parah. Ibu muda itu pun menghembuskan nafas terakhirnya usai kecelakaan tersebut terjadi.

"Korban mengalami luka pendarahan pada kepala. Selanjutnya korban meninggal dunia di lokasi, kemudian jenazah dibawa ke RSUP Fatmawati Jakarta," kata Nanda.

Sementara itu, Nanda memastikan bahwa pengendara moge berkecepatan tinggi itu selamat. Saat ini ia masih dalam pemeriksaan polisi.

"Pengendara moge masih kami periksa. Kami ingin memastikan apakah dia melaju dalam kecepatan tinggi atau tidak. Logikanya kalau tidak kencang, dia pasti bisa menghindarinya," pungkasnya.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

NASIONAL
Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:41

Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.

KOTA TANGERANG
Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12

Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill